19 Tahun Mengabdi, Danton Damkar Pangkep Ince Irwan Gugur Bersama Dua Rekannya

Pedomanrakyat.com, Pangkep — Suasana haru dan duka menyelimuti prosesi pelepasan jenazah tiga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pangkep yang gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan.
Ketiganya yakni Komandan Pleton A Damkar Pangkep, Ince Irwan Nurdin, serta Rusman Hadi dan Jamaluddin.
Pemerintah Kabupaten Pangkep memberikan penghormatan terakhir kepada ketiga almarhum sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Prosesi pelepasan dipimpin Wakil Bupati Pangkep, H. Abd Rahman Assegaf, dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, rekan kerja, keluarga serta masyarakat.
Ketiganya gugur setelah armada Damkar yang membawa tujuh personel mengalami kecelakaan saat menuju lokasi kebakaran lahan pada Senin (29/9/2026).
Armada tersebut dilaporkan melaju dalam kondisi darurat untuk menghindari kendaraan yang sedang mengantre di sekitar Pertamina Gentung. Namun, kendaraan kemudian oleng, menghantam trotoar hingga terbalik.
Di antara korban, Ince Irwan Nurdin menjadi sosok yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya sebagai petugas pemadam kebakaran. Pria kelahiran Pangkep, 28 Januari 1988, itu telah mengabdi selama 19 tahun 9 bulan.
Dalam sambutan Bupati Pangkep yang dibacakan Asisten I Pemkab Pangkep, Thamrin, Ince disebut bukan sekadar seorang komandan pleton, tetapi sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk masyarakat.
“Saudara kita, Bapak Ince Irwan Nurdin, bukan sekadar seorang komandan pleton di kesatuan pemadam kebakaran. Di mata Pemerintah Kabupaten Pangkep dan seluruh masyarakat, beliau adalah sosok pahlawan kemanusiaan yang sesungguhnya,” katanya.
Sementara Rusman Hadi, 27 tahun, warga Bowong Cindea, dan Jamaluddin, 32 tahun, warga Pabundukang, juga gugur dalam peristiwa tersebut. Keduanya meninggalkan istri dan anak yang kini harus melanjutkan hidup tanpa sosok kepala keluarga.
Wakil Bupati Pangkep, H. Abd Rahman Assegaf, menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pangkep, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. Mereka telah memberikan pengabdian dan menjalankan tugas untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Pangkep juga memastikan akan terus mendampingi keluarga para almarhum sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan.
Bagi jajaran Damkar Pangkep, kepergian ketiganya menjadi kehilangan besar. Mereka gugur ketika sedang bergegas menjalankan tugas untuk memberikan pertolongan kepada masyarakat.
Di tengah suasana duka, pemerintah daerah juga mengajak jajaran Damkar untuk menjadikan semangat pengabdian ketiga almarhum sebagai kekuatan dalam melanjutkan tugas kemanusiaan.
Pihak keluarga Ince Irwan Nurdin turut menyampaikan terima kasih atas empati dan dukungan yang diberikan pemerintah serta masyarakat.
“Dari pihak keluarga besar, rasa terima kasih kami atas semua empati dan atas berbagi duka. Semoga empati itu bisa menjadi kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan,” ungkap perwakilan keluarga.
Kepergian Ince Irwan Nurdin, Rusman Hadi, dan Jamaluddin meninggalkan luka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, dan Pemerintah Kabupaten Pangkep. Ketiganya pergi saat menjalankan tugas, tetapi meninggalkan jejak pengabdian yang akan terus dikenang.