Akademisi Ubedillah Badrun Dilaporkan Balik Pendukung Jokowi, Netizen: Banyak Penjilat yang Ngaku Aktivis 98

Pedoman Rakyat, Makassar- Nama Akademisi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, kembali ramai diperbincangkan warganet yang ada di twiter.
Hal tersebut terkait dengan laporan yang dilayangkan terhadap dua putra Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yakni Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI belum lama ini.
Akademisi UNJ, Ubedillah Badrun menduga dua Putra bapak Proesiden Jokowi tersebut telah melakukan tindakan KKN atau Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.
Meskipun banyak berkomentar pedas terhadap laporan yang dilakukan Ubedillah Badrun. Namun, tak sedikit juga warganet yang mendukungnya.
Dukungan yang diberikan watga net atau netizen di Twitter kepada Ubedillah Badrun berupa Tagar (#)DukungUbedillah Badrun dan sampai trending topik.
“Dikala banyak intelektual memilih diam, lalu ada yg berani nyatakan sikap, maka harus kita support. #DukunguUbedilahBadrun,” cuit pemilik akun @abdullahhaidir1.
“Kenapa rezim ini phobia terhadap orang2 yg kritis ya? tidak menghargai pejuang reformasi yg anti KKN. Lanjutkan pak @ubedilahbadrun anda berjuang tidak sendirian, rakyat bersaksi. #DukungUbedilahBadrun,” tulis netizent dengan nama akun @beembooss.
Salah satu akun bernama Chaniago Clan Maninjau menilai bahwa, tindakan yang dilakukan Jokowi Mania dengan melaporkan kembali Akademisi, Ubedillah Badrun ke polisi merupakan tindakan pembungkaman.
“Dosen Ubefillah Badrun terancam dipolisikan Jokowi Mania, akibat melaporkan dugaan KKN anak2 Presiden Jokowi ke KPK. Suatu usaha pembungkaman kritik oleh masyarakat thd penguasa. Maka mari kawan, kita gaungkan. #DukungUbedilahBadrun,” tulis Chaniago Clan Maninjau atau @SyamChaniago.
Senada pemilik akun @warrior ladys mengatakan, banyaknya penjilat yang ngaku aktivis 98. Namun, di saat ada yang berani mengungkapkan kebenaran malah mereka mematikan karakter pejuang.
“Banyaknya penjilat2 yg macam yg ngaku aktivis 98, ini sangat berbahasa , pemecah kekuatan, di saat ada yg berani mengungkapkan kebenaran malah mereka mematikan karakter pejuang. Ayuk pak Ubaid tetap semangat. #DukungUbedilahBadrun,” tulisnya.