Andre Tanta Terima Keluhan Warga Soal Minimnya Fasilitas Persampahan saat Reses di Bunga Eja Beru

Andre Tanta Terima Keluhan Warga Soal Minimnya Fasilitas Persampahan saat Reses di Bunga Eja Beru

Pedomanrakyat.com, Makassar – Minimnya fasilitas pendukung pengelolaan sampah menjadi aspirasi utama warga Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo, saat reses masa sidang III Tahun 2025/2026 yang digelar Ketua Komisi C DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi NasDem, Andre Prasetyo Tanta (APT), Rabu (22/7/2026).

Kegiatan temu konstituen tersebut dihadiri Lurah Bunga Eja Beru Mila, S.S., Babinsa, Bhabinkamtibmas, para ketua RW dan RT, serta masyarakat setempat.

Dalam dialog bersama legislator tersebut, warga yang diwakili Syahbayu menyampaikan bahwa upaya pengelolaan dan pemilahan sampah di lingkungan mereka masih terkendala minimnya sarana pendukung.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan fasilitas penampungan sampah seperti bak sampah atau tempat pembuangan sementara (TPS) agar program pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif.

“Program pengelolaan dan pemilahan sampah akan sulit berjalan maksimal jika tidak didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Kami berharap pemerintah dapat menyediakan fasilitas penampungan sampah untuk warga,” ujar Syahbayu.

Ia menilai, penyediaan fasilitas persampahan merupakan bagian penting dalam mendukung program pemerintah dalam pengendalian sampah sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

Menanggapi aspirasi tersebut, Andre Prasetyo Tanta mengatakan seluruh masukan warga akan menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan yang ada.

Ketua Komisi C DPRD Sulsel itu menegaskan, persoalan persampahan merupakan isu yang harus ditangani secara bersama antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, selain membangun kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah, pemerintah juga perlu menghadirkan sarana pendukung yang memadai.

“Aspirasi ini akan kami kawal dan koordinasikan dengan pihak terkait. Pengelolaan sampah tidak cukup hanya mengandalkan partisipasi masyarakat, tetapi juga harus didukung fasilitas yang memadai agar program penanganan sampah dapat berjalan optimal,” kata Andre.

Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat sehingga persoalan persampahan di Kelurahan Bunga Eja Beru dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.

Berita Terkait
Baca Juga