Bank Sulselbar Resmikan Kantor Baru di Mamuju

Bank Sulselbar Resmikan Kantor Baru di Mamuju

Pedomanrakyat.com, Mamuju – Peresmian kantor baru Bank Sulselbar Cabang Utama Mamuju yang dirangkaikan dengan hari ulang tahun ke-65 menjadi momentum penguatan layanan perbankan daerah di Sulawesi Barat, dihadiri Gubernur Sulbar dan Bupati Mamuju, Kamis, 15 Januari 2026.

Kantor baru ini berlokasi di Jalan Ahmad Yani Binanga, Kecamatan Mamuju yang dibangun kembali pascagempa ini diharapkan menghadirkan layanan yang lebih representatif, nyaman, dan modern bagi nasabah, sekaligus mendukung aktivitas transaksi keuangan pemerintah daerah dan masyarakat Mamuju yang terus meningkat.

Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, mengapresiasi peresmian gedung tersebut dan menilai keberadaan kantor baru akan memperkuat kualitas pelayanan Bank Sulselbar kepada masyarakat dan aparatur sipil negara di lingkup pemerintah kabupaten.

“Alhamdulillah peresmian gedung Bank Sulselbar hari ini diharapkan membuat pelayanan kepada masyarakat Mamuju bisa semakin bagus lagi,” ujar Sutinah.

Ia menjelaskan, selama masa kepemimpinannya, hubungan Pemerintah Kabupaten Mamuju dengan Bank Sulselbar terjalin sangat baik, termasuk penempatan berbagai pos anggaran daerah dan gaji ASN di bank tersebut sebagai bentuk komitmen memperkuat permodalan. Bupati menegaskan pemerintah daerah memiliki saham di Bank Sulselbar sehingga berkewajiban ikut membesarkan bank pembangunan daerah agar dividen yang diterima Mamuju semakin meningkat.

Gubernur Sulbar, Suhardi Duka menegaskan Bank Sulselbar merupakan mitra strategis pemerintah provinsi karena terdapat penyertaan saham daerah di dalamnya, sehingga bank ini memikul tanggung jawab penting dalam menghimpun dan mengelola dana pemerintah bagi pembiayaan pembangunan.

“Bank Sulselbar adalah mitra pemerintah daerah karena saham kita ada di sana, sehingga kita memiliki tanggung jawab untuk memajukan sekaligus menghimpun dana pemerintah bagi pembangunan daerah,” kata Suhardi.

Gubernur Suhardi berharap Bank Sulselbar semakin aktif menyalurkan kredit bagi pelaku UMKM dan sektor pertanian yang kini menjadi salah satu pondasi utama ekonomi daerah, khususnya komoditas kakao yang menjadi andalan Sulawesi Barat. Gubernur menambahkan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten saat ini juga mendorong pengembangan peternakan ayam dan telur untuk mendukung program pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyebut Bank Sulselbar siap memberikan pembiayaan kepada petani dan pelaku usaha yang ingin mengembangkan usaha di sektor peternakan maupun pertanian, selama memiliki kinerja usaha yang baik dan layak dibiayai. Dukungan permodalan dari bank pembangunan daerah diharapkan mampu memperkuat sektor riil dan membuka lebih banyak lapangan kerja di tingkat lokal.

Bupati Mamuju menambahkan, pemerintah kabupaten saat ini menjadikan penguatan Pendapatan Asli Daerah sebagai sektor utama, dengan menggandeng Bank Sulselbar dalam pengembangan sistem digitalisasi pembayaran seperti PBB demi memudahkan masyarakat dan menekan potensi kebocoran. Dengan target PAD sekitar 150 hingga 160 miliar rupiah pada tahun berjalan, sinergi pemerintah daerah dan Bank Sulselbar diharapkan mampu menjaga ruang fiskal pembangunan tetap terjaga meski anggaran yang tersedia sangat terbatas.

Berita Terkait
Baca Juga