Beda Pilihan di Pilkades, 9 Rumah Warga Jeneponto Sulsel Dibongkar Pemilik Lahan

Pedoman Rakyat, Jeneponto- Belasan rumah di Desa Punagayya, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel) terpaksa dibongkar usai kandidat yang merupakan pemilik lahan, kalah dalam pemilihan Kepala Desa.
Pemilik lahan tersebut diketahui bernama Aldin Daeng Gassing. Ia diketahui menjagokan salah satu kandidat yakni Andi Mustamu Arafah yang kalah tipis dari pesaingnya saat Pilkades serentak Jeneponto, pada beberapa waktu lalu.
Kapolres Jeneponto, AKBP Yudha Kesit Dwijayanto membenarkan terkait kejadian tersebut. Menurutnya, jauh sebelum pemilihan dilaksanakan serentak di Kabupaten Jeneponto, sejumlah warga telah membuat kesepakatan.
“Jadi memang sejak awal sudah perjanjian antara pemilik lahan dengan warga yang numpang membangun rumah di atas lahan tersebut,” jelas Yudha saat di konfirmasi, Kamis (18/11/2021).
Ia menyebutkan bahwa usai Andi Mustamu yang juga calon kepala desa dipastikan kalah dalam Pilkades Punagayya, pemilik lahan pun langsung mendatangi warga yang menumpang membangun rumah di atas lahan miliknya.
“Pemilik lahan meminta mereka segera pindah. Warga pun secara suka rela membongkar rumah mereka masing-masing,” ucapnya.
Diketahui, di Desa Punagayya sendiri ada 5 calon kepala desa yang ikut bertarung memperebutkan suara terbanyak. Mereka adalah Andi Pangerang, Andi Mustamu Arfah, Sumarni, Derniati dan Ahmad Yani.
Andi Pengerang keluar sebagai pemenang setelah berhasil memperoleh 1.114 suara, sementara di urutan kedua, ada Andi Mustamu Arfah yang berhasil memperoleh 1.075 suara.
Kemudian di urutan ketiga ada Ahmad yani yang berhasil memperoleh 306 suara, disusul Sumarni yang memperoleh 110 suara dan di posisi paling bontot di duduki oleh Derniati yang hanya memperoleh 56 suara.
Hingga hari ini, sedikitnya sudah ada 12 kepala keluarga yang membongkar rumah mereka di atas lahan milik Aldin Daeng Gassing itu.