Bidik 200 Medali Emas, KONI Makassar Berangkatkan Sekitar 850 Atlet ke Porprov Sulsel 2026

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar menargetkan perolehan 200 medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.
Target perolehan 200 medali tersebut meningkat dari capaian 177 medali emas pada Porprov Sulsel 2022 sebelumnya di Kabupaten Sinjai.
Ketua Umum KONI Kota Makassar, Ismail saat ditemui kantornya mengatakan, seluruh persiapan menuju Porprov XVIII telah memasuki tahap akhir. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di Makassar, Senin (13/7/2026).
“KONI Kota Makassar ingin memastikan kepada masyarakat bahwa kami sudah siap menghadapi Porprov 2026 di Bone dan Wajo,” ujar Ismail.
Ia menjelaskan, KONI Makassar telah menetapkan komposisi atlet, pelatih, dan ofisial yang akan memperkuat kontingen. Di mana Kota Makassar juga akan mengikuti 43 cabang olahraga serta tiga cabang olahraga eksibisi.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, KONI Makassar akan menggelar tes fisik seluruh atlet pada Juli 2026 bekerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (UNM).
Setelah menjalani tes fisik, para atlet akan mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) mandiri selama sekitar empat bulan yang dimulai pada 25 Juli 2026.
Selain mempersiapkan aspek prestasi, KONI Makassar juga memberikan perlindungan jaminan sosial kepada atlet, pelatih, ofisial, dan pengurus melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Menjelang pelaksanaan Porprov XVIII, KONI Makassar juga akan meluncurkan secara resmi kontingen yang akan membawa nama Kota Makassar pada ajang olahraga terbesar di Sulawesi Selatan tersebut.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Bimpres) KONI Kota Makassar, Benny Badaru, menegaskan target 200 medali emas disusun berdasarkan kajian yang terukur, bukan sekadar ambisi.
Menurutnya, peningkatan jumlah cabang olahraga menjadi salah satu dasar penetapan target tersebut.
Jika pada Porprov sebelumnya dipertandingkan 34 cabang olahraga, kini jumlahnya bertambah menjadi 43 cabang olahraga dan hampir seluruh nomor pertandingan akan diikuti kontingen Makassar.
“Target 200 medali emas bukan tanpa dasar. Pekan depan kami akan melaksanakan tes fisik untuk mengetahui tingkat kebugaran atlet. Dari hasil itu akan terlihat apakah target yang diberikan kepada setiap cabang olahraga realistis untuk dicapai,” kata Munir.
Ia menjelaskan, kerja sama dengan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNM akan menghasilkan basis data kondisi fisik atlet sebagai dasar penyusunan target prestasi di setiap cabang olahraga.
Menurut Munir, pendekatan berbasis data tersebut dapat menjadi model pembinaan olahraga prestasi, tidak hanya di Sulawesi Selatan tetapi juga di tingkat nasional.
Selain tes fisik, KONI Makassar membentuk tim monitoring dan evaluasi (monev) yang beranggotakan 24 orang.
Tim tersebut akan melakukan evaluasi sebanyak empat kali selama pelaksanaan TC mandiri untuk memastikan setiap cabang olahraga menjalankan program latihan sesuai target.
“Hasil monitoring akan menjadi dasar evaluasi penggunaan anggaran sehingga pembinaan berjalan efektif dan target prestasi dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Munir memperkirakan Kota Makassar akan mengirim sekitar 850 atlet pada Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026.
Ia optimistis penambahan cabang olahraga, pembinaan yang lebih terukur, serta evaluasi berkelanjutan akan meningkatkan peluang Makassar mencapai target 200 medali emas sekaligus mempertahankan status juara umum.
Sebagai informasi, Porprov Sulawesi Selatan XVIII akan berlangsung pada 7–14 November 2026 di Kabupaten Bone dan Kabupaten Wajo.
Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung di Stadion La Patau, Watampone, Kabupaten Bone, sedangkan penutupan akan digelar di Kabupaten Wajo.