Buka Bimtek Anggota DPRD NasDem se-Sulsel, Nining Harap Perkuat Kohesivitas Fraksi

Pedomanrakyat.com, Makassar – Gubernur Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem Nining Indra Shaleh resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota Fraksi NasDem DPRD se-Sulawesi Selatan di Hotel Claro Makassar, Minggu (30/8/2026).
Bimtek tersebut menjadi momentum konsolidasi Fraksi NasDem se-Sulsel untuk memperkuat kapasitas legislator sekaligus menyatukan langkah menghadapi berbagai dinamika politik dan pemerintahan.
Nining mengapresiasi konsistensi DPW NasDem Sulsel yang terus menggelar kegiatan Bimtek. Menurutnya, kemauan untuk terus belajar menunjukkan keseriusan partai dalam meningkatkan kapasitas kadernya.
“Ini tanda-tanda DPW yang maju, tanda-tanda DPW yang selalu ingin belajar. Ini memang luar biasa, semangatnya melaksanakan bimbingan teknis,” kata Nining.
Ia menyebut terdapat sejumlah isu strategis yang dibahas dalam Bimtek, salah satunya terkait dinamika sistem pemilu. Nining menegaskan sikap NasDem yang tetap berpegang pada ketentuan konstitusi bahwa pemilu dilaksanakan setiap lima tahun.
“Kalau NasDem sudah jelas, sudah tidak boleh lagi berbicara ada perpanjangan dua tahun. Pemilu sesuai konstitusi setiap lima tahun dan kita sudah sepakat seperti itu,” tegasnya.
Selain persoalan pemilu, Nining menilai pembahasan mengenai anggaran daerah juga penting di tengah kondisi fiskal yang menjadi tantangan hampir seluruh daerah.
Ia mendorong kader NasDem di legislatif untuk tidak berkecil hati menghadapi keterbatasan anggaran, tetapi mencari terobosan dalam mengembangkan sumber pendapatan daerah.
“Kita tidak boleh berkecil hati. Ini perlu inovasi-inovasi baru, perlu ekstensifikasi bagaimana mengembangkan sumber-sumber pendapatan daerah dan intensifikasi terhadap sumber-sumber yang ada,” ujarnya.
Menurut Nining, dua materi tersebut menjadi pembahasan penting karena berkaitan langsung dengan tugas legislator, baik dalam menjalankan fungsi politik maupun mendorong pembangunan di daerah.
Lebih jauh, Nining menekankan pentingnya memperkuat kohesivitas atau kekompakan seluruh kader NasDem yang duduk di lembaga legislatif.
Menurutnya, Bimtek menjadi ruang mempererat hubungan antara anggota DPRD Sulsel, DPRD kabupaten/kota hingga anggota DPR RI.
“Ini adalah hari konsolidasi dan kohesivitas. Ada anggota provinsi hadir, anggota DPRD kabupaten/kota hadir, dan juga DPR RI hadir. Memang ini harus kohesivitasnya semakin erat,” katanya.
Nining juga mengungkapkan adanya program Percepatan Pembangunan Daerah Pemilihan (Ples Program) yang tengah disiapkan Fraksi NasDem.
Program tersebut akan mengkoordinasikan usulan program dari anggota fraksi berdasarkan komisi masing-masing untuk kemudian dihimpun dan disalurkan sesuai kebutuhan daerah pemilihan.
“Jadi nanti ada program dari para anggota di setiap komisi, itu ada bagiannya disampaikan kepada fraksi, dikumpulkan, dan kemudian nanti akan disalurkan kepada daerah-daerahnya,” jelasnya.
Menurut Nining, skema tersebut diharapkan dapat memperluas akses daerah terhadap program pembangunan, terutama ketika tidak semua komisi memiliki keterwakilan anggota dari Sulawesi Selatan.
Ia mencontohkan kebutuhan di sektor pertanian yang nantinya dapat dikoordinasikan melalui anggota yang memiliki keterkaitan dengan komisi terkait.
“Insyaallah dengan terobosan baru, dengan Ples Program yang baru itu, nanti siapa yang membutuhkan, kalau pertanian kan ada wakilnya, nanti ada Ples Program-nya,” ujarnya.
Program tersebut, lanjut Nining, akan kembali dibahas dalam Bimtek Fraksi NasDem yang akan digelar di Jakarta.
Ia juga mengapresiasi dorongan agar anggota legislatif NasDem membangun pola kerja bersama saat melakukan reses di daerah pemilihan.
Menurutnya, anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota serta struktur partai perlu dilibatkan agar kerja-kerja politik dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih terintegrasi.
“Kohesivitas ini harus saling direkatkan. Kalau reses ke dapil, mengajak juga para anggota dewannya di provinsi, kabupaten/kota, dan struktur partainya. Jadi ini penting sekali,” pungkasnya.