Buru TBC hingga Pelosok Desa, Bupati Yusran Lalogau Andalkan Program Lapor Batuk

Buru TBC hingga Pelosok Desa, Bupati Yusran Lalogau Andalkan Program Lapor Batuk

Pedomanrakyat.com, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) memperkuat upaya eliminasi tuberkulosis (TBC) melalui penemuan kasus aktif dan pelibatan aparat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Salah satu upaya yang didorong ialah inovasi Lapor Batuk, yang memungkinkan RT, RW, lurah, kepala dusun, dan pemerintah desa melaporkan warga dengan gejala batuk berkepanjangan untuk ditindaklanjuti petugas kesehatan.

Program tersebut dibahas dalam rapat koordinasi dan evaluasi pencegahan serta pengendalian penyakit tingkat Kabupaten Pangkep di Gedung Al-Hamid, Selasa (20/10/2026).

Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) mengatakan, pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan dan instansi terkait terus berkolaborasi untuk mencapai target penanggulangan TBC dari pemerintah pusat.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, terdapat 1.476 sasaran terduga TBC di Pangkep, dengan jumlah penduduk sekitar 355 ribu jiwa.

Menurut MYL, penanganan TBC tidak hanya berfokus pada penemuan kasus, tetapi juga pemeriksaan kontak erat dan kepatuhan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas.

“Yang menjadi perhatian dan kerja keras kita adalah bagaimana masyarakat mau meminum obatnya. Sebab, pengobatan TBC membutuhkan waktu yang cukup lama,” ujarnya.

Melalui inovasi Lapor Batuk, Pemkab Pangkep berharap warga yang mengalami gejala TBC dapat lebih cepat terdeteksi dan menjalani pemeriksaan. Keterlibatan aparat lingkungan diharapkan membantu petugas kesehatan menelusuri kasus serta mencegah penularan di masyarakat.

Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Pangkep Hj. Herlina, kepala OPD, camat, kepala puskesmas, tenaga kesehatan, dan perwakilan instansi vertikal.

Berita Terkait
Baca Juga