Dari Balikpapan ke Makassar, Abidzar Tiga Kali Lolos Karantina demi Mimpi Masuk PB Djarum

Dari Balikpapan ke Makassar, Abidzar Tiga Kali Lolos Karantina demi Mimpi Masuk PB Djarum

Pedomanrakyat.com, Makassar – Muhammad Abidzar Alghifari, peserta Audisi Umum PB Djarum 2026 Regional Makassar, kembali menunjukkan kegigihannya mengejar mimpi menjadi bagian dari PB Djarum.

Pebulu tangkis berusia 12 tahun asal Balikpapan itu berhasil lolos ke tahap karantina yang berlangsung di GOR Dafest, Makassar, Sabtu (8/8/2026).

Lolosnya Abidzar ke tahap karantina tahun ini menjadi pencapaian ketiganya secara beruntun. Sebelumnya, ia juga mengikuti Audisi Umum PB Djarum pada 2024 dan 2025 dan berhasil menembus tahap kedua atau karantina.

Dua kali pengalaman tersebut belum membuat Abidzar menyerah. Justru, ia kembali datang dengan tekad yang sama untuk mewujudkan impiannya bergabung dengan PB Djarum.

“Semoga bisa masuk PB Djarum,” kata Abidzar, atlet belia perwakilan dari PB Terpadu Balikpapan itu.

Bagi Abidzar, PB Djarum bukan sekadar pilihan. Sejak kecil, bergabung dengan klub tersebut telah menjadi impiannya.

“Karena bagus. Saya memang tidak mau yang lain,” ujarnya.

Abidzar mengatakan, keinginannya bergabung dengan PB Djarum sudah muncul sejak masih kecil. Karena itu, ia berharap kesempatan ketiganya mengikuti audisi dapat menjadi jalan untuk mewujudkan impian tersebut.

Pada dua audisi sebelumnya, Abidzar mengaku menghadapi persaingan yang cukup ketat. Terutama pada 2025, ia menilai lawan-lawannya lebih kuat dibandingkan tahun ini.

“Perbedaannya, tahun 2025 lawan-lawannya lebih ketat. Kalau sekarang enak saja mainnya, tidak terlalu bagus,” tutur siswa kelas VI SD tersebut.

Salah satu kendala yang pernah dihadapi Abidzar dalam dua audisi sebelumnya adalah faktor tinggi badan. Menurutnya, hal tersebut menjadi alasan dirinya belum berhasil melangkah lebih jauh.

“Karena tinggi badan,” katanya ketika ditanya mengenai penyebab kegagalannya pada dua tahun sebelumnya.

Kini, kondisi fisiknya mulai mengalami perubahan. Tinggi badan Abidzar meningkat dibandingkan saat mengikuti audisi pada 2024 dan 2025.

Sang ayah, Huri Kombong, mengatakan persoalan tinggi badan memang pernah disampaikan pelatih PB Djarum sebagai salah satu kendala Abidzar ketika mengikuti audisi pada 2024.

“Kalau di tahun 2024 itu, dari pelatih PB Djarum memang disampaikan bahwa Abidzar terkendala di tinggi badan,” kata Huri.

Saat itu, meski berhasil masuk tahap karantina, Abizar harus bersaing dengan peserta lain yang secara fisik dinilai lebih unggul.

Dari delapan peserta yang dikarantina, menurut Huri, rata-rata memiliki tinggi badan sekitar 148 hingga 150 sentimeter. Sementara tinggi Abizar ketika itu baru sekitar 130 sentimeter.

Kini, kondisi tersebut mulai membaik. Tinggi badan Abidzar telah mencapai sekitar 140 sentimeter.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini tinggi badannya sudah lumayan naik, sampai sekitar 140 sentimeter. Jadi, lumayanlah untuk tahun ini. Mudah-mudahan ada rezekinya untuk masuk PB Djarum dan tidak terkendala lagi masalah tinggi badan,” ujar Huri.

Selain faktor fisik, Huri menyebut Abidzar juga mendapat masukan agar lebih meningkatkan kemampuan fisik dan permainan. Namun, pada 2025 pihak keluarga tidak mendapatkan informasi secara spesifik mengenai titik lemah Abizar.

Huri mengatakan, berdasarkan masukan yang diterima dari salah satu pelatih, Abidzar perlu meningkatkan kekuatan fisik dan kualitas permainannya.

Sebab, pemain dengan postur yang lebih pendek cenderung bermain lebih panjang dan membutuhkan kemampuan untuk mengakhiri reli dengan lebih cepat.

“Karena biasanya pemain yang bertubuh pendek cenderung bermain panjang, sehingga tidak bisa membunuh lawan dengan lebih cepat. Mungkin sekarang, karena Alhamdulillah sudah ada sedikit peningkatan dari segi power, permainannya juga menjadi lebih baik,” katanya.

Bagi keluarga, perjuangan Abidzar mengejar PB Djarum bukanlah keinginan yang baru muncul. Menurutnya, sejak mulai menekuni bulu tangkis pada 2021, keluarga berharap Abizar dapat bergabung dengan PB Djarum.

Bahkan, menurut Huri, keinginan tersebut sudah menjadi impian Abidzar sejak duduk di kelas I SD.

“Iya, memang dari awal, sejak tahun 2021 dia mulai masuk bulu tangkis, kami berharap dia bisa masuk PB Djarum. Sebelumnya, waktu kelas satu SD, dia memang sudah punya impian untuk masuk PB Djarum,” tutur Huri.

Namun, pandemi Covid-19 membuat Abidzar belum memiliki kesempatan mengikuti audisi pada 2021 hingga 2023. Kesempatan tersebut baru datang pada 2024.

Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar pun menjadi kesempatan ketiga bagi Abidzar. Menariknya, dari tiga kali keikutsertaan, tiga kali pula ia berhasil menembus tahap kedua atau karantina.

“Ini merupakan audisi yang ketiga kalinya di Makassar. Alhamdulillah, selama tiga kali mengikuti audisi, tiga kali juga Abidzar berhasil masuk sampai tahap kedua,” kuncinya.

Berita Terkait
Baca Juga