Dari Lagaruda, Fadilah Serap Aspirasi Warga: Tanggul Abrasi hingga Bantuan Petani Jadi Prioritas

Pedomanrakyat.com, Takalar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi PKB, Hj. Fadilah Fahriana, kembali turun menyapa masyarakat dalam agenda Reses Masa Persidangan III Tahun 2025/2026.
Kali ini, legislator Komisi E DPRD Sulsel itu menemui konstituennya di Dusun Bontomate’ne, Desa Lagaruda, Kecamatan Sanrobone, Kabupaten Takalar, Minggu (2/8/2026).
Reses yang merupakan titik ketujuh tersebut berlangsung hangat dan dihadiri Wakil Bupati Takalar H. Hengky Yasin, Kepala Desa Lagaruda Jufri atau Daeng Ruppa, para kepala dusun, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan berbagai kebutuhan di desanya.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Lagaruda Jufri mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran Hj. Fadilah Fahriana. Ia berharap momentum reses menjadi jalan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi yang belum terakomodasi akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, Desa Lagaruda membutuhkan dukungan alat dan sarana pertanian untuk meningkatkan produktivitas petani. Selain itu, warga juga berharap pembangunan tanggul penahan abrasi di wilayah yang berbatasan langsung dengan Sungai Lau segera direalisasikan.
“Usulan tanggul ini sebenarnya sudah memiliki SK, namun hingga sekarang belum juga terealisasi. Padahal masyarakat sangat membutuhkannya untuk melindungi kawasan permukiman dan lahan,” ujar Jufri.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hj. Fadilah Fahriana menegaskan dirinya akan mengawal seluruh kebutuhan masyarakat sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Ia mengakui kebijakan efisiensi anggaran berdampak terhadap sejumlah program pembangunan. Namun demikian, hal itu tidak mengurangi komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD Sulsel.
“Saya bukan penentu kebijakan terkait bantuan, tetapi saya memiliki kewajiban untuk menyuarakan aspirasi masyarakat di DPRD. Tugas saya menjadi jembatan agar usulan-usulan masyarakat bisa diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku,” kata Fadilah.
Legislator PKB itu juga memastikan usulan pembangunan tanggul penahan abrasi di Desa Lagaruda akan menjadi salah satu prioritas yang diperjuangkannya melalui koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Takalar dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Saya ingin aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum reses. Semua akan kami kawal dan perjuangkan agar bisa direalisasikan secara bertahap sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran,” ujarnya.
Dalam dialog bersama warga, berbagai persoalan turut mengemuka. Mulai dari kebutuhan bantuan bagi anak penyandang disabilitas yang dinilai belum tersentuh program pemerintah.
Ada juga permintaan terkait bantuan peralatan bagi pelaku UMKM seperti mesin pres untuk usaha es, bantuan sarana bagi petani tambak, penanganan abrasi pantai, hingga pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan.