Dari Makassar untuk Indonesia, Reff Hadirkan Inovasi Sirup Lokal Premium untuk Industri Coffee Shop

Dari Makassar untuk Indonesia, Reff Hadirkan Inovasi Sirup Lokal Premium untuk Industri Coffee Shop

Pedomanrakyat.com, Makassar – Industri kreatif berbasis produk lokal kembali tumbuh di Sulawesi Selatan. Reff Karya Indonesia resmi grand opening, di Kota Makassar, Jumat (1/5/2026).

Berlokasi di Jalan Lamaddukelleng, Kelurahan Maloku, Kecamata Ujung Pandang, Makassar, Sulsel. Brand sirup premium lokal ini hadir sebagai langkah memperkuat industri pendukung coffee shop dan kuliner.

Grand opening ini dihadiri langsunh Founder Reff Karya Indonesia Reza Pahlawan, Owner Reff dr. Fadli Ananda, serta Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi.

Dalam sambutannya, dr. Fadli Ananda mengungkapkan ide membangun Reff lahir dari pengamatannya terhadap perkembangan industri kopi di Sulawesi Selatan yang terus bertumbuh, namun masih lebih banyak berfokus pada produksi biji kopi.

Menurut Fadli, peluang besar justru terbuka pada produk turunan seperti sirup dan flavor yang menjadi kebutuhan utama barista dan pelaku usaha minuman.

“Di Sulsel banyak coffee shop, tapi yang diproduksi kebanyakan masih fokus pada biji kopi. Dari situlah kami berpikir bagaimana menghadirkan produk sirup dan perasa asli dari Sulawesi Selatan,” kata Fadli.

Ia menyebut, melalui kolaborasi bersama Reza Pahlawan, Reff kini berhasil memproduksi sirup lokal yang pemasarannya telah menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Timika, Manokwari, Batam, Surabaya, hingga sejumlah daerah di Sulawesi.

“Alhamdulillah dalam lima tahun ini penjualan kami sudah mencapai sekitar 3.000 botol per bulan. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Founder Reff Karya Indonesia, Reza Pahlawan, mengatakan gagasan memproduksi sirup lokal sebenarnya telah direncanakan sejak tiga tahun lalu.

Berbekal pengalaman di industri flavor, Reza melihat coffee shop sebagai sektor yang berkembang pesat dan membutuhkan inovasi produk.

“Saya ingin industri coffee shop berkembang lebih kreatif. Jangan hanya menjual menu yang itu-itu saja. Karena itu kami hadir bukan sekadar menjual produk, tapi juga konsep dan inovasi resep,” jelas Reza.

Reza menambahkan, Makassar dipilih sebagai pusat pengembangan Reff karena memiliki ikatan emosional tersendiri.

“Saya asli lahir di Makassar. Saya ingin Makassar bukan hanya dikenal dengan UMKM, tapi juga punya industri yang lebih besar dan bisa bersaing,” ucapnya.

Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi atau Cicu, turut mengapresiasi langkah Reff yang dinilai menghadirkan inovasi berbeda di tengah tren menjamurnya coffee shop.

Menurut Cicu, ide membangun industri sirup lokal merupakan gagasan out of the box yang berpotensi membuka lapangan kerja baru sekaligus mengangkat bahan baku lokal Sulawesi Selatan.

“Awalnya saya kira ini pembukaan coffee shop, ternyata ini industri lokal yang produknya dibuat di Makassar, menggunakan bahan baku Sulawesi Selatan dan dijalankan anak daerah. Ini tentu membanggakan,” terang Cicu.

Cicu berharap Reff tidak hanya sukses di pasar Sulawesi Selatan dan nasional, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.

“Semoga Reff terus berkembang, membuka lapangan kerja, dan suatu hari bisa membawa nama Sulawesi Selatan hingga pasar global,” pungkasnya.

Kehadiran Reff Karya Indonesia dinilai menjadi bukti bahwa kreativitas anak muda lokal mampu melahirkan produk inovatif, sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif dan kuliner di Sulawesi Selatan.

Berita Terkait
Baca Juga