Data BPS: Pertumbuhan Ekonomi Sidrap 2025 Tembus 7,71 Persen, Tertinggi di Sulsel

Data BPS: Pertumbuhan Ekonomi Sidrap 2025 Tembus 7,71 Persen, Tertinggi di Sulsel

Pedomanrakyat.com, Sidrap – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatat capaian impresif dalam pertumbuhan ekonomi tahun 2025.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), laju pertumbuhan ekonomi Sidrap tahun 2025 mencapai 7,71 persen, tertinggi di antara 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan.

Data tersebut merujuk pada publikasi Laju Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Atas Dasar Harga Konstan 2010 Menurut Kabupaten/Kota di Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2022–2025 yang dirilis BPS.

Tren Pertumbuhan dari Tahun ke Tahun
Jika melihat tren delapan tahun terakhir, pertumbuhan ekonomi Sidrap menunjukkan dinamika yang fluktuatif namun mengarah pada penguatan signifikan di 2025.

Pada 2018, pertumbuhan ekonomi Sidrap tercatat sebesar 5,02 persen dan sedikit menurun menjadi 4,65 persen pada 2019. Memasuki 2020, ekonomi Sidrap mengalami kontraksi di angka minus 0,59 persen akibat dampak pandemi Covid-19.

Pemulihan mulai terlihat pada 2021 dengan pertumbuhan melonjak ke 5,54 persen. Namun pada 2022 kembali melambat ke 4,86 persen dan turun lagi pada 2023 menjadi 3,28 persen. Tahun 2024 menunjukkan perbaikan di angka 4,05 persen sebelum akhirnya melonjak tajam pada 2025 hingga mencapai 7,71 persen.

Capaian ini menjadikan 2025 sebagai pertumbuhan tertinggi Sidrap dalam delapan tahun terakhir.

Unggul di Tingkat Provinsi

Tak hanya mencatatkan rekor tertinggi secara historis, angka 7,71 persen juga menempatkan Sidrap di posisi pertama pertumbuhan ekonomi se-Sulawesi Selatan tahun 2025.

Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi sejumlah daerah lain pada tahun yang sama yakni Luwu 7,43 persen, Wajo 7,16 persen, Gowa 7,04 persen, dan Jeneponto 6,59 persen.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi Sidrap berada di atas rata-rata mayoritas kabupaten/kota di Sulsel.

Indikasi Penguatan Ekonomi Daerah
Lonjakan signifikan pada 2025 mencerminkan penguatan sektor-sektor ekonomi unggulan daerah.

Secara umum, pertumbuhan PDRB menjadi indikator penting dalam mengukur aktivitas ekonomi dan daya tahan suatu daerah.

Dengan capaian ini, Sidrap dinilai berhasil menjaga momentum pemulihan ekonomi pascapandemi sekaligus mempercepat laju pertumbuhan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Berita Terkait
Baca Juga