Dimulai di Pannampu, IsmailDukung Penuh Gerakan Jumat Bersih Wali Kota Makassar

Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Ismail, menyatakan dukungannya terhadap program Jumat Bersih yang diinisiasi oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi). Program tersebut dimulai dari Kelurahan Pannampu pada Jumat (11/7/2025).
Dalam kegiatan yang turut dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Ismail tampak berbaur bersama warga, ikut serta membersihkan lingkungan sekitar.
“Pagi ini saya bersama warga Kelurahan Pannampu mengikuti kegiatan Jumat Bersih yang juga dihadiri oleh Wali Kota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua,” ujar Ismail saat menghadiri acara Jumat Bersih tersebut..
Kelurahan Pannampu saat ini tengah mempersiapkan diri untuk mewakili Kota Makassar dalam Lomba Kelurahan Terpadu Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026. Ismail menilai semangat gotong royong warga menjadi modal penting dalam menciptakan perubahan dari tingkat paling dasar.
“Semangat gotong royong yang terlihat hari ini menjadi bukti bahwa kita mampu menghadirkan perubahan dari level terkecil,” tambahnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah turun langsung dan berkontribusi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci untuk menciptakan Makassar yang bersih dan berkelanjutan.
“Mari kita terus jaga semangat ini, demi Pannampu yang lebih baik dan Makassar yang terus bergerak maju,” tuturnya.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa pencanangan program Jumat Bersih dimulai dari Pannampu sebagai simbol komitmen kuat dalam menciptakan lingkungan bersih dan sehat.
“Kita memulai dari sini. Gerakan Jumat Bersih menjadi langkah awal menjadikan Pannampu sebagai kelurahan percontohan nasional,” ujar Munafri dalam sambutannya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Makassar Zulkifly Nanda, Anggota DPRD Makassar Ismail, Tim Ahli Pemkot Fadly Padi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Helmy Budiman, serta jajaran direksi BUMD dan kepala SKPD.
Program Jumat Bersih dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan seluruh jajaran pemerintahan, dari pemerintah kota hingga kelurahan, serta dukungan aktif masyarakat.
Kegiatan ini mencakup pembersihan kawasan permukiman, jalan, saluran drainase, serta penerapan sistem pengelolaan sampah terpadu.
Munafri menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar aksi bersih-bersih mingguan, tetapi bagian dari upaya membangun budaya kebersihan yang berkelanjutan di seluruh kota.
“Kebersihan tidak harus mahal. Tapi kebersihan adalah cerminan kepedulian. Dari rumah masing-masing, dari diri sendiri, kita mulai. Jika semua bergerak, beban TPA akan berkurang dan lingkungan kita akan lebih sehat,” ujarnya.
Gerakan ini juga menjadi wujud komitmen pemerintahan Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham dalam membangun Makassar sebagai kota sehat dan berintegritas.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu menambahkan bahwa selain aspek lingkungan, Jumat Bersih juga dimaknai sebagai simbol pemerintahan bersih, bebas dari praktik-praktik negatif.
Ia juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyediakan sarana pendukung pengelolaan sampah, seperti tempat sampah terpilah dan instalasi biopori.
Pannampu dipilih sebagai lokasi perdana karena dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi pilot project menuju kelurahan bebas sampah (zero waste) yang akan direplikasi ke wilayah lain.
“Ini bukan sekadar persiapan lomba. Kita ingin membangun budaya bersih yang bisa ditiru seluruh kelurahan di Makassar,” tambahnya.
Jumat Bersih akan dilaksanakan secara rutin setiap pekan di seluruh kelurahan. Kelurahan yang berhasil menjaga kebersihan secara konsisten akan diberikan penghargaan oleh Pemerintah Kota Makassar.