Fatmawati Rusdi Tanam Tabebuya dan Bougenville dalam “Jejak Vespa Jejak Hijau” di Toraja Utara

Fatmawati Rusdi Tanam Tabebuya dan Bougenville dalam “Jejak Vespa Jejak Hijau” di Toraja Utara

Pedomanrakyat.com, Rantepao – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi bersama Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong mengikuti kegiatan berkendara Vespa bertajuk “Jejak Vespa Jejak Hijau” bersama komunitas dan pencinta Vespa di Toraja Utara, Jumat (25/9/2026).

Kegiatan yang dimulai dari Alun-Alun Kota Rantepao tersebut menjadi ruang interaksi antara pemerintah daerah dan komunitas, sekaligus cara berbeda untuk menikmati lanskap dan destinasi wisata Toraja Utara.

Tidak hanya berkendara, kegiatan tersebut juga diisi dengan penanaman pohon tabebuya sebagai bagian dari pesan lingkungan yang diusung melalui tema “Jejak Vespa Jejak Hijau”.

Dengan mengendarai Vespa, Fatmawati bersama Frederik dan para peserta menyusuri kawasan Toraja Utara hingga tiba di Kete Kesu, salah satu destinasi wisata budaya yang dikenal dengan rumah adat Tongkonan, lumbung tradisional, serta situs pemakaman leluhur masyarakat Toraja.

Penanaman pohon menjadi bagian dari upaya menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus melengkapi kegiatan komunitas yang memadukan aktivitas berkendara, pariwisata, dan penghijauan.

Bagi komunitas, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk membangun interaksi yang lebih dekat dengan pemerintah daerah sekaligus memperkenalkan destinasi Toraja melalui pengalaman langsung.

Salah seorang pencinta Vespa asal Kabupaten Tana Toraja, Rizki, 26 tahun, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ia juga mengaku terkejut melihat kemampuan Fatmawati mengendarai Vespa.

“Seru sekali karena ternyata baru tahu Ibu bisa bawa Vespa,” kata Rizki.

Sementara itu, anggota Komunitas Vespa Toraja, Arianto Kendek, mengaku bangga dapat mengikuti kegiatan bersama Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

“Dari kami dari Komvesto sih bangga. Ada momen bisa bersama Ibu Wagub, Ibu Fatmawati. Apalagi rolling menggunakan Vespa keliling Toraja melihat view Toraja dan finish di Kete Kesu,” ujarnya.

Ari yang juga Ketua Forum Komunikasi Vespa Toraja mengatakan, kegiatan tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi komunitas. Menurut dia, kegiatan itu sekaligus mempertemukan komunitas Vespa dengan pemerintah daerah dalam suasana yang lebih dekat dan terbuka.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan melibatkan lebih banyak komunitas Vespa di Toraja.

“Kami berharap memang ada kegiatan-kegiatan seperti ini selanjutnya, terutama yang berkaitan dengan komunitas Vespa. Kami juga berharap suatu saat ke depan bisa bersama dengan Ibu Wagub membuat sebuah kegiatan, khususnya event di Toraja secara langsung,” katanya.

Bagi pemerintah daerah, keterlibatan komunitas dalam kegiatan seperti ini dapat menjadi salah satu ruang untuk memperkenalkan potensi wisata melalui pengalaman langsung. Interaksi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat juga membuka ruang kolaborasi dalam mengembangkan kegiatan yang memberi nilai tambah bagi destinasi daerah.

Pada saat yang sama, penanaman pohon tabebuya memberikan dimensi lingkungan dalam kegiatan tersebut. Pesan penghijauan menjadi bagian dari aktivitas komunitas, sehingga perjalanan wisata tidak hanya berorientasi pada pengalaman menikmati destinasi, tetapi juga kepedulian terhadap lingkungan.

Kete Kesu yang menjadi titik akhir perjalanan merupakan salah satu kawasan wisata budaya Toraja Utara. Kawasan tersebut memiliki deretan Tongkonan dan lumbung tradisional serta situs pemakaman leluhur yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Toraja.

Melalui kegiatan “Jejak Vespa Jejak Hijau”, perjalanan menggunakan Vespa menjadi ruang untuk menikmati sekaligus memperkenalkan lanskap dan destinasi wisata Toraja Utara. Kegiatan ini juga dipadukan dengan penanaman pohon sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah daerah dan komunitas dalam suasana yang lebih informal, sekaligus membuka ruang kolaborasi untuk mempromosikan pariwisata dan menjaga lingkungan di Toraja Utara.

Berita Terkait
Baca Juga