Gunakan E-mail Fiktif, Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Situs Aisha Weddings

Jennaroka
Jennaroka

Selasa, 16 Februari 2021 22:01

Gunakan E-mail Fiktif, Polisi Kesulitan Ungkap Kasus Situs Aisha Weddings

Pedoman Rakyat, Jakarta – Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Bareskrim Polri Kompol Ema Rahmawati, mengungkapkan situs Wedding Organizer (WO) Aisha Weddings menggunakan e-mail fiktif. Melalui penelusuran Bareskrim pula, terungkap bahwa di dalam situs Aisha Weddings tidak memiliki nomor kontak.

“Direktorat cybercrime Bareskrim Polri masih menelusuri website tersebut, karena terus terang di dalam website tersebut tidak ada nomor kontak, nomor telepon, e-mail juga fiktif. Sehingga kami harus menelisik siapa sih pemilik dari website tersebut,” terang Ka PPA Bareskrim Polri, Selasa (16/2/2021).

“Karena terus terang untuk kasus yang viral saat ini juga, kami masih mencari mencari. Kemarin sempat juga koordinasi dengan KPAI,” ungkapnya dilansir Tribratanews.

Sementara itu, Bareskrim Polri menerjunkan tim dari Direktorat Tidak Pidana Siber untuk mencari sosok dibalik pemilik situs Aisha Weddings. Promosi yang dilakukan Aisha Weddings menggunakan situs daring dan laman Facebook.

Ka PPA Bareskrim Polri juga menambahkan bahwa, Bareskrim membutuhkan waktu yang cukup lama karena situs Aisha Weddings menggunakan sistem perlindungan tertentu yang membuat pengunjung tak bisa mengakses seluruh laman.

“Website-nya (situs) itu dia seperti ada provider-nya tapi tersembunyi. Nah seperti itu memerlukan proses yang sangat panjang untuk menelusuri siapa pemilik akun tersebut,” tuturnya.

Adapun WO Aisha Weddings sebelumnya ramai dibicarakan lantaran secara terang-terangan mengampanyekan pernikahan kepada anak di bawah umur, nikah siri dan poligami melalui situs dan facebook.

Selain itu mereka juga menyebar selebaran dan memasang spanduk secara luring. Situs tersebut lalu dilaporkan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) ke polisi.

 Komentar

Berita Terbaru
AHY: Pak Jokowi, Saya Minta dengan Hormat Jangan Sahkan KLB yang Angkat Moeldoko
Politik05 Maret 2021 21:19
AHY: Pak Jokowi, Saya Minta dengan Hormat Jangan Sahkan KLB yang Angkat Moeldoko
Saya meminta dengan hormat kepada Bapak Presiden Joko Widodo khususnya Menteri Hukum dan HAM untuk tidak memberikan pengesahan dan legitimasi kepada K...
Raimel Dilantik Jadi Wakajati Sulsel, Pak Raden: Selamat Bertugas
Hukum/Kriminal05 Maret 2021 20:51
Raimel Dilantik Jadi Wakajati Sulsel, Pak Raden: Selamat Bertugas
Raimel yang sebelumnya menjabat di Sulawesi Utara mendapatkan mutasi untuk mengisi jabatan di Kejati Sulsel, menggantikan Rizal Nurul Fitri. ...
Ketua Demokrat Sulsel Sebut KLB Sumut Hanya Lucu-lucuan Saja
Politik05 Maret 2021 20:48
Ketua Demokrat Sulsel Sebut KLB Sumut Hanya Lucu-lucuan Saja
Ketua Demokrat Sulsel Ni'matullah sebut KLB Demokrat Sumut hanya lucu-lucuan. ...
Uang Sitaan Hasil Penggeledahan KPK, Nurdin Abdullah: Itu Uang Bantuan Mesjid
Hukum/Kriminal05 Maret 2021 19:55
Uang Sitaan Hasil Penggeledahan KPK, Nurdin Abdullah: Itu Uang Bantuan Mesjid
uang sitaan hasil penggeledahan KPK disebut Nurdin Abdullah sebagai uang untuk bantuan mesjid. ...