Ibu Hamil Ditandu 7 Km di Maros, Bupati Chaidir Syam Minta Maaf-Berupaya Perbaiki Akses di Wilayah Pegunungan

Ibu Hamil Ditandu 7 Km di Maros, Bupati Chaidir Syam Minta Maaf-Berupaya Perbaiki Akses di Wilayah Pegunungan

Pedomanrakyat.com, Maros – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan perjuangan seorang ibu hamil asal pelosok Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, yang harus ditandu sejauh 7 kilometer untuk mendapatkan pertolongan medis. Hal itu terjadi karena buruknya infrastruktur jalan di wilayah tersebut.

Ibu muda bernama Nina (21), warga Dusun Cindakko, Desa Bontosomba, Kecamatan Tompobulu, ditandu menggunakan kain sarung yang diikat di batang bambu menuju puskesmas. Kondisi jalan yang rusak parah membuat kendaraan tidak bisa melintas sehingga warga terpaksa menempuh perjalanan kaki selama berjam-jam.

Setelah menjalani persalinan, Nina kini telah kembali ke rumahnya bersama bayi laki-lakinya, juga dengan berjalan kaki sejauh 7 kilometer melalui jalur yang sama.

Menanggapi kejadian yang viral ini, Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan permohonan maaf kepada warga Cindakko atas kondisi infrastruktur yang masih sangat terbatas.

“Kami secara pribadi mohon maaf kepada seluruh warga Cindakko. Pemerintah terus berupaya membangun infrastruktur sampai ke sana. Memang ini jalur terjauh dan lokasinya di atas gunung,” ujarnya, Jumat (17/10/2025).

Menurut Chaidir, kondisi sulit, seperti yang dialami Nina sudah terjadi secara turun-temurun. Pemerintah daerah tengah berupaya memperbaiki akses menuju dusun-dusun terpencil di wilayah pegunungan.

“Insyaallah pembangunan infrastruktur terus kita lakukan bertahap. Meski dana TKD kita berkurang, kami tetap berkomitmen agar akses jalan di daerah terpencil bisa diperbaiki,” tuturnya.

 

Berita Terkait
Baca Juga