Ismail Resmi Jabat Ketua IKA UNSA Makassar Periode 2025-2030

Ismail Resmi Jabat Ketua IKA UNSA Makassar Periode 2025-2030

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Golkar, Ismail, resmi dilantik sebagai Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sawerigading (UNSA) Makassar periode 2025–2030.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan dipimpin oleh Rektor Unsa Makassar, Prof. Dr. A. Melantik Rompegading, S.H., M.H., di Hotel Grand Palace, Jalan Tentara Pelajar, Kota Makassar, pada Minggu (22/6/2025).

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, jajaran civitas akademika Unsa, dan sejumlah alumni.

Dalam sambutannya, Prof. Melantik menyoroti peran historis Unsa sebagai salah satu perguruan tinggi tertua di Makassar yang berdiri sejak 1947.

Ia menyebut bahwa keberlangsungan Unsa hingga kini tidak lepas dari kontribusinya dalam mendukung pembangunan bangsa, terutama di sektor pendidikan.

“Banyak yang tidak tahu, sejumlah perguruan tinggi negeri besar di luar Sulawesi, termasuk Universitas Hasanuddin, memiliki akar sejarah yang erat dengan Unsa,” ujar Prof. Melantik.

Sementara itu, Ismail menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi alumni tersebut. Ia menegaskan bahwa jabatan ini merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar.

“Bersama seluruh pengurus, kami akan menjalankan amanah ini dengan penuh kesungguhan dan kebersamaan. Kami telah menyusun sejumlah program strategis yang tidak hanya memperkuat peran alumni, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Ismail.

Dua program prioritas IKA Unsa yang akan segera direalisasikan adalah:

– Penyuluhan Hukum untuk RT/RW se-Kota Makassar: Program ini bertujuan membangun kesadaran hukum di tingkat akar rumput. Para Ketua RT/RW akan dibekali pengetahuan dasar tentang penyelesaian sengketa, mediasi warga, dan advokasi keadilan sosial.
– Sekolah Gratis Tingkat SD dan SMP: Ditujukan untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu dan yang putus sekolah, program ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan dasar yang berkualitas dan terjangkau.

“Kami ingin IKA Unsa tidak hanya menjadi ajang nostalgia, tetapi juga ruang untuk memberi solusi nyata. Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, kami yakin dapat mewujudkan perubahan positif,” pungkas Ismail.

Berita Terkait
Baca Juga