Jabat Wakil Ketua HNSI Sulsel, Sultan Tajang Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan-Hak Nelayan

Jabat Wakil Ketua HNSI Sulsel, Sultan Tajang Komitmen Perjuangkan Kesejahteraan-Hak Nelayan

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Sultan Tajang, dapat amanah baru di pengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulsel, periode 2026-20231

Dalam kepengurusan HNSI Sulsel yang dipimpin Andi Iwan Darmawan Aras (AIA), Sultan Tajang dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan DPD HNSI Sulsel.

Sultan Tajang menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk menjadi bagian dari pengurus HNSI Sulawesi Selatan. Ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Saya berkomitmen untuk bekerja demi kesejahteraan nelayan dan memperjuangkan hak-hak mereka agar mendapatkan perhatian yang lebih baik dari pemerintah,” kata Sultan Tajang, Sabtu (20/6/2026) malam.

Menurut Sultan, nelayan masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses permodalan, minimnya sarana dan prasarana penangkapan ikan, perlindungan sosial yang belum optimal, hingga fluktuasi harga hasil tangkapan.

Sementara itu, kata Icul sapaan akrab Sultan Tajang, nelayan memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, mereka harus mendapatkan dukungan yang maksimal.

“HNSI harus menjadi organisasi yang benar-benar memperjuangkan kepentingan nelayan, baik dalam peningkatan kesejahteraan maupun perlindungan profesi mereka,” jelasnya.

Sebagai anggota DPRD Sulsel, Icul menilai posisi barunya di HNSI akan memperkuat upayanya dalam mendorong kebijakan yang berpihak kepada nelayan dan masyarakat pesisir.

Ia berkomitmen memanfaatkan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan di DPRD Sulsel untuk mengawal program-program yang mendukung peningkatan taraf hidup nelayan.

“Kebutuhan dan keluhan nelayan akan kami dorong agar masuk dalam program pembangunan daerah,” terang Icul.

Lanjutnya, program tersebut mencakup bantuan sarana penangkapan ikan, penguatan kelembagaan nelayan, pelatihan keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

“Saya ingin keberadaan saya di DPRD dan HNSI dapat saling mendukung untuk menghadirkan kebijakan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh nelayan,” tegasnya.

Icul juga berharap sinergi antara HNSI, pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam membangun sektor kelautan dan perikanan Sulawesi Selatan yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Berita Terkait
Baca Juga