Jelang 2024, Masyarakat Diingatkan Maraknya Berita Hoax

Pedomanrakyat.com, Jakarta – Perkembangan media sosial (Medsos) yang begitu pesat membuat penyebaran berita bohong atau hoax kerap ditemui di Medsos.
Bahkan, penyebarannya semakin masif dan intensif jelang Pemilu 2024.
Tujuannya untuk merusak citra seseorang dan merobek nilai-nilai kebersamaan antar sesama.
Atas kondisi ini, Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Hermawi Taslim mengingatkan agar seluruh pihak waspada terhadap hoaks.
“Kita semua harus lebih berhati-hati men-share berita yang kita terima agar kita tidak terjebak dalam ikut serta menyebarkan berita hoaks,” ungkap Taslim di depan peserta lokakarya “Implementasi Nilai Pancasila dalam Menghadapi Pemilu 2024” yang diselenggarakan MPR RI dan Badan Advokasi Hukum (BAHU) DPP Partai Nasdem di Hotel Horizon, Serpong, 24-26 November 2022.
Saat ini, kata Taslim, kecerdasan yang dibutuhkan adalah kecerdasan memilah berita mana yang benar dan mana yang hoax.
“Kita jangan percaya begitu saja. Kita harus kroscek berita atau informasi yang diterima,” anjur dia.
Pada bagian lain uraiannya, Taslim menekankan agar para kader Bahu NasDem yang banyak bergerak di bidang penegakan hukum, terus mengadvokasi masyarakat agar semakin cerdas memilih pemberitaan dan senantiasa menghindari pemberitaan hoaks.
“Bahu NasDem harus berperan serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya hoaks,” ucapnya.
Lebih lanjut, Taslim menegaskan jika publik bisa memilah berita hoaks atau tidak, 2024 merupakan momentum untuk mematangkan restorasi bangsa agar terus maju dalam gerak zaman yang semakin global.
Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo menemukan 9.546 hoaks telah tersebar di berbagai platform media sosial di internet. Data itu terangkum dalam kurun tiga tahun mulai Agustus 2018 hingga awal Februari 2022.