Jeritan Warga Pulau Selayar Sulsel: Berbulan-bulan Sulit Dapat BBM, “Kami Harus Bagaimana?”

Jeritan Warga Pulau Selayar Sulsel: Berbulan-bulan Sulit Dapat BBM, “Kami Harus Bagaimana?”

Pedomanrakyat.com, Selayar – “Berbulan-bulan sulit mendapatkan BBM. Di pulau, BBM bukan sekadar bahan bakar, ia adalah jalan bagi warga untuk mencari nafkah dan menghidupi keluarga. Kini, warga hanya bisa bertanya: kami harus bagaimana.

Bagi warga yang tinggal di pulau khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, BBM bukan sekadar bahan bakar. Di atas perahu-perahu kecil itulah sebagian warga mencari nafkah, membawa hasil laut, mengantar kebutuhan keluarga, hingga menghubungkan mereka dengan pulau lain.

Namun, sudah berbulan-bulan warga di sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Selayar kesulitan mendapatkan BBM. Kondisi ini membuat kehidupan masyarakat semakin berat.

Hari-hari tetap harus dijalani. Nelayan tetap harus melaut, pedagang tetap harus beraktivitas, dan keluarga tetap membutuhkan kebutuhan pokok. Tetapi ketika BBM sulit diperoleh, banyak aktivitas ikut terhambat.

“Kami masyarakat di Pulau Jampea sangat kesulitan BBM untuk pergi melaut, ke kebun dan melakukan aktivitas lain,” ungkap warga Jampea, Febri, dalam video yang beredar.

Warga mengaku bukan meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya ingin BBM tersedia dan bisa diperoleh dengan mudah, sehingga dapat menjalani kehidupan sehari-hari tanpa harus terus dihantui kekhawatiran.

“Kami kasihan sama masyarakat di sini. Nelayan mau melaut susah, orang mau bepergian juga susah. Kami cuma berharap pemerintah melihat kondisi kami,” tambahnya.

Bagi masyarakat di pulau, keterbatasan akses bukanlah hal baru. Jarak dan kondisi geografis sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka. Tetapi ketika kebutuhan dasar seperti BBM pun sulit diperoleh selama berbulan-bulan, beban yang dirasakan menjadi semakin berat.

“Kami juga mau bekerja dan mencari makan untuk keluarga. Tapi kalau BBM tidak ada, kami harus bagaimana?” ujar warga lainnya.

Kini, warga berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius dari pemerintah dan pihak-pihak terkait. Mereka ingin ada kepastian mengenai pasokan dan distribusi BBM hingga ke wilayah kepulauan.

Sebab bagi mereka, BBM bukan hanya soal kendaraan atau perahu yang bisa bergerak. BBM adalah soal bagaimana dapur tetap mengepul, bagaimana nelayan bisa mencari ikan, dan bagaimana kehidupan di pulau tetap berjalan.

Warga pulau tidak sedang meminta kemewahan. Mereka hanya ingin kebutuhan dasar mereka tersedia dan kehidupan mereka tidak semakin sulit.

Baca Juga