Jokowi Sebut 2021 Penuh Harapan, Rocky Gerung: Ngapain Ngingau, Ini Ajaibnya Presiden

Editor
Editor

Rabu, 06 Januari 2021 19:54

Rocky Gerung/Joko Widodo
Rocky Gerung/Joko Widodo

Pedoman Rakyat, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo meyakini 2021 merupakan tahun yang penuh dengan harapan. Hal itu diungkapkan Jokowi dalam acara Dies Natalis ke-58 Universitas Brawijaya (UB) pada Selasa, (5/1/2021).

“Tahun 2021 adalah tahun penuh harapan. Kita semua berupaya keras agar permasalahan kesehatan bisa kita tangani dengan cepat. Vaksinasi akan segera dilakukan, tapi kita semua harus tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin,” katanya.

Jokowi juga mengatakan, perekonomian Indonesia akan mulai bangkit di awal 2021, hal ini ditandai dengan capaian investasi di awal 2021.

Meski begitu, Jokowi tidak menyebutkan angka capaian investasi yang disebutnya.

Pernyataan ini pun kembali mendapat reaksi Akademisi sekaligus pengamat politik Rocky Gerung. Rocky justru menyayangkan pernyataan Jokowi yang disampaikan di depan salah satu universitas terbaik di Indonesia tersebut.

“Ngapain ngigau di universitas itu, ini ajaibnya presiden ngigau di forum akademis, itu pasti guru besar di situ ketawa-ketawa karena mereka barusan dengar keterangan Sri Mulyani bahwa Indonesia 2021 tidak baik-baik dan mungkin akan lebih berat,” kata Rocky di kanal youtube resiminya.

Pernyataan Rocky berdasar setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani yang telah menyatakan penyusunan dan penetapan Undang-undang APBN Tahun Anggaran 2021 dilakukan dalam situasi yang berat.

“Penyusunan APBN 2021 dilakukan dalam situasi yang sangat menantang akibat Covid-19, yang menyebabkan guncangan hebat, mobilitas manusia terhenti, perdagangan global merosot, sektor keuangan global bergejolak, harga komoditas menurun tajam, dan ekonomi global masuk jurang resesi,” ucapnya.

Bahkan Rocky Gerung juga membeberkan bahwa mantan Menteri Perdagangan yang juga merupakan pembantu presiden Jokowi dahulu, Thomas Lembong menyebut tahun 2021 akan lebih berat.

“Prediksi saya: 2021 akan lebih berat buat Indonesia dari 2020 – saya sampaikan ini dengan sangat berat hati,” ucapnya.

“Tom Lembong ajukan yang sama sebagai profesional, bahwa ini akan memburuk, ini dua orang (Sri Mulyani dan Tom Lembong) yang dekat dengan Jokowi dan mengerti hubungan antara makro dan mikro di dalam ekonomi itu, mereka mengatakan begitu,” demikian Rocky Gerung. (qim)

 Komentar

Berita Terbaru
Jelang Pelantikan Danny-Fatma, Sejumlah Pejabat Pemkot Minta Mutasi ke Pemprov
Metro26 Januari 2021 15:56
Jelang Pelantikan Danny-Fatma, Sejumlah Pejabat Pemkot Minta Mutasi ke Pemprov
Pedoman Rakyat, Makassar – Bila tak ada halangan, Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi resmi menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Makassar pada...
Dua Tersangka Kasus Gembong Narkoba Besar di Makassar Dilimpahkan ke Kejati
Hukum/Kriminal26 Januari 2021 15:32
Dua Tersangka Kasus Gembong Narkoba Besar di Makassar Dilimpahkan ke Kejati
Jadi memang benar kasus narkoba besar sudah tahap dua hari ini. Penyidik Kepolisian Polda Sulsel telah menyerahkan dua tersangka kasus itu bersama ber...
Pemkab Bantaeng Dorong Perda Perlindungan Guru
Daerah26 Januari 2021 15:21
Pemkab Bantaeng Dorong Perda Perlindungan Guru
Pedoman Rakyat, Bantaeng – Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menyebut jika eksekutif saat ini tengah mendorong Perda Pendidikan. Regulasi ini mem...
Prof Yusran Pj Wali Kota Makassar yang Dicopot Gubernur Nurdin Pimpin Tim Transisi Danny-Fatma
Metro26 Januari 2021 13:52
Prof Yusran Pj Wali Kota Makassar yang Dicopot Gubernur Nurdin Pimpin Tim Transisi Danny-Fatma
Pedoman Rakyat, Makassar – Tim Transisi sedang disiapkan oleh pasangan terpilih Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto-Fatmawati Rusdi. Kehadiran tim t...