Jufri Rahman Lepas Kafilah Sulsel ke MTQ Nasional 2026 di Semarang

Pedomanrakyat.com, Makassar- Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman melepas kafilah Sulawesi Selatan yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Nasional 2026 di Sultan Alauddin Hotel and Convention, Makassar, Rabu (9/9/2026) malam.
MTQ XXXI Tingkat Nasional 2026 akan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 11-19 September 2026. Ajang tersebut mempertandingkan delapan cabang dengan 24 golongan lomba.
Saat melepas kafilah, Jufri Rahman menyampaikan pesan agar para peserta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjaga akhlak, sportivitas, dan kehormatan Sulawesi Selatan selama mengikuti perlombaan.
“Dari Sulawesi Selatan untuk Indonesia, dari lantunan ayat kemuliaan dan panggung MTQ menuju generasi Qurani yang berprestasi, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dengan penuh rasa bangga dan doa melepas kafilah Sulawesi Selatan untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Semarang, Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.
Jufri mengatakan, pelepasan kafilah bukan sekadar melepas rombongan, melainkan juga mengantarkan para duta Al-Qur’an dari Sulawesi Selatan yang diharapkan dapat membawa nilai-nilai keilmuan dan keimanan dalam ajang nasional tersebut.
“Dari tanah Bugis Makassar yang mengenal nilai Siri’ na Pacce, kita mengirim putra dan putri terbaik kita untuk membawa satu pesan bahwa Al-Qur’an bukan sekadar dilantunkan dengan suara indah, tapi untuk dihayati dengan hati dan diwujudkan dengan akhlak yang mulia,” katanya.
Ia berpesan kepada para kafilah agar menjalani perlombaan dengan doa dan ikhtiar serta menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT.
Menurut Jufri, kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam mengikuti MTQ. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana para peserta mampu menjaga kehormatan diri dan daerah yang diwakili.
“Kemenangan bukan segala-galanya, kemenangan tidak sekadar diukur dengan membawa piala, tetapi sejauh mana Al-Qur’an itu hadir dalam diri kita, menjadi cahaya dalam pikiran kita, dan tercermin dalam kelembutan perkataan kita sehari-hari, dalam kejujuran, perbuatan, dan tindakan dalam keseharian,” ujarnya.
Jufri juga mengajak para qari dan qariah menjadikan MTQ sebagai ruang untuk menunjukkan bahwa generasi Al-Qur’an di Sulawesi Selatan merupakan generasi yang berilmu, berakhlak, berkarakter, dan berprestasi.
Ia mengingatkan para peserta untuk mampu mengalahkan rasa takut dan berbagai hambatan dari dalam diri.
“Percayalah pada kemampuan dirimu, karena sesungguhnya Allah tidak akan menguji seorang manusia melebihi kemampuannya memberi ujian,” imbuhnya.
Selain kesiapan dalam perlombaan, Jufri meminta para kafilah menjunjung tinggi sportivitas, menghormati lawan, dan menjaga adab kepada pelatih.
Menurut dia, perlombaan MTQ bukan semata-mata tentang mengalahkan peserta lain, tetapi juga menjadi kesempatan untuk saling menghormati dan menunjukkan akhlak yang baik.
“Sulawesi Selatan di bawah pimpinan Bapak Gubernur sedang menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an, kita berusaha menanamkan tradisi keilmuan, menanamkan karakter kepada generasi muda, dan kita sedang menyiapkan masa depan Indonesia secara tidak langsung,” ucapnya.
“Tidak hanya secara cerdas dan intelektual, tapi penting kita kokoh secara spiritual dan moral,” jelasnya. (*)