Kerusuhan Suporter di Liga Meksiko Tewaskan 17 Orang

Pedomanrakyat.com, Meksiko – Sedikitnya 17 orang diperkirakan tewas dalam kerusuhan suporter di Liga Meksiko ketika tuan rumah Queretaro berhadapan dengan Atlas FC, Sabtu (5/3/2022) atau Minggu WIB.
Liga elite Meksiko yang juga dikenal dengan Liga MX terkenal karena memiliki beberapa basis penggemar paling menyedihkan di dunia. Dan hari ini hal itu terbukti di Stadion Corregidora. Peristiwa ini terjadi pada pertandingan pekan ke-9.
Di tengah kabar tentang perang antara Ukraina dan Rusia, pada awal setiap pertandingan di Liga MX, semua tim membuat janji untuk perdamaian di seluruh dunia. Namun pendukung garis keras alias ultras di sepakbola Meksiko tampaknya tidak terlalu peduli tentang itu.
Fan Queretaro terkenal dengan kekerasan yang mereka lakukan di kandang tim kesayangan mereka. Setelah kalah 0-1 setelah lewat gol tunggal Julio Furch pada menit ke-60. Tiba-tiba gambar mulai mendapatkan closeup yang tidak biasa dari para pemain saat perkelahian meletus di tribune.
Dalam hitungan menit, beberapa pendukung mulai menyerbu lapangan tetapi sebagian besar keluarga, anak-anak, dan wanita melakukannya. Pertarungan yang pecah di tribune penonton akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu yang paling mematikan dan paling brutal dalam sejarah Liga MX.
Saat berita ini ditulis, sudah ada 17 orang yang dilaporkan tewas akibat persaingan sengit antara ultras dari kedua tim. Dan jumlah ini diperkirakan akan bertambah.
Korban meninggal sebagian besar adalah pendukung tim tamu, Atlas FC. Foto dan gambar kebrutalan dalam insiden ini banyak berseliweran di media sosial namun tidak layak untuk ditampilkan.
Ada beberapa ultras yang turun ke lapangan, tidak ada polisi yang dilaporkan untuk mencegah insiden besar ini. Ultras Queretaro masuk ke lapangan dan banyak dari mereka merusak peralatan VAR yang mencakup televisi dan seluruh pengaturan.
Ofisial Liga MX harus bertindak terhadap semua peristiwa yang terjadi di malam berdarah bagi penggemar Queretaro dan Atlas FC. Gambar yang paling jelas adalah sebuah keluarga yang melarikan diri dari perkelahian dan salah satu dari anak-anak kecil mencopot jersey Atlas yang dipakainya untuk menghindari amukan suporter lawan.
Ultras Queretaro menjadi sangat liar sehingga mereka bahkan berani menyakiti seorang anak karena memakai kostum lawan. Jumlah korban meninggal dalam peristiwa ini diperkirakan akan bertambah.