Ketua DPRD Lutra Minta Perhatian Pusat soal Banjir dan Pemekaran Luwu Raya

Pedomanrakyat.com, Lutra – Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, SE, kembali menegaskan komitmennya memperjuangkan pembentukan Provinsi Luwu Raya dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi XI DPR RI bersama DPN ADKASI di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (03/02/2026).
Dalam forum yang dipimpin Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, Husain menyampaikan sejumlah aspirasi strategis, mulai dari penataan Transfer Keuangan Daerah (TKD) bagi wilayah terdampak bencana, pembangunan infrastruktur di daerah pegunungan, hingga dorongan pemekaran Provinsi Luwu Raya.
Husain mengungkapkan Luwu Utara masih menghadapi banjir berulang yang melanda empat kecamatan—Malangke, Malangke Barat, Baebunta, dan Baebunta Selatan—akibat curah hujan tinggi dan keterbatasan anggaran daerah. Ia menekankan perlunya intervensi pemerintah pusat karena wilayah terdampak merupakan sentra produksi sawit dan kakao.
Selain itu, ia menyoroti ketertinggalan infrastruktur di wilayah pegunungan seperti Seko, Rampi, dan Rongkong yang masih mengalami keterbatasan akses transportasi ekstrem. Menurutnya, Seko memiliki potensi strategis sebagai kawasan pengembangan susu nasional dan sumber daya mineral.
Di akhir penyampaiannya, Husain kembali menegaskan bahwa perjuangan pembentukan Provinsi Luwu Raya akan terus disuarakan di tingkat nasional. Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI menyatakan aspirasi tersebut akan menjadi bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan fiskal yang lebih adil bagi daerah terdampak bencana dan wilayah dengan tantangan geografis berat.