KONI Makassar Apresiasi Kapolrestabes Cup, Ismail: Olahraga Jadi Solusi Pembinaan Pemuda

KONI Makassar Apresiasi Kapolrestabes Cup, Ismail: Olahraga Jadi Solusi Pembinaan Pemuda

Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua KONI Kota Makassar, Ismail, menilai Turnamen E-Sport Mobile Legends yang diselenggarakan Polrestabes Makassar dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan sosial yang mampu mengarahkan potensi generasi muda ke kegiatan yang positif dan produktif.

Hal tersebut disampaikan Ismail saat menghadiri pembukaan turnamen E-Sport Mobile Legends di Aula Mappaoddang Polrestabes Makassar, Senin (29/6/2026).

Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar yang mewakili Wali Kota Makassar serta dihadiri Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana selaku Ketua Panitia, Ketua IESPA Sulawesi Selatan M. Ikhsan Rabbani IYL, jajaran Polrestabes Makassar, pengurus IESPA, dan para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail mengapresiasi Polrestabes Makassar yang menghadirkan ruang kompetisi bagi generasi muda melalui olahraga E-sport.

Menurutnya, inisiatif tersebut menunjukkan bahwa pembinaan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pendekatan penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu membangun karakter dan prestasi.

“E-sport hari ini bukan lagi sekadar hiburan. Cabang olahraga ini telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang membutuhkan pembinaan yang serius, terencana, dan berkelanjutan. Karena itu, KONI Kota Makassar mendukung penuh pengembangannya sebagai bagian dari sistem pembinaan olahraga prestasi,” ujarnya.

Ia mengatakan kompetisi yang berkualitas menjadi sarana penting untuk menemukan sekaligus membina atlet-atlet muda yang memiliki potensi bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.

Turnamen yang digelar Polrestabes Makassar juga merupakan bagian dari Kapolrestabes Cup Esports Road to Kapolri Cup 2026, di mana tim terbaik dari Kota Makassar akan melaju ke tingkat Polda sebelum mengikuti kompetisi nasional.

Namun, menurut Ismail, nilai terbesar dari penyelenggaraan turnamen tersebut bukan semata-mata melahirkan juara.

Ia menilai olahraga memiliki fungsi sosial yang strategis karena mampu menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan hobi, mengembangkan bakat, sekaligus membangun karakter melalui nilai sportivitas, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.

“Generasi muda membutuhkan ruang aktualisasi yang sehat. Ketika ruang itu tersedia melalui olahraga, energi, kreativitas, dan semangat kompetisi mereka diarahkan pada hal-hal yang produktif dan bermanfaat,” katanya.

Menurutnya, semakin banyak kegiatan positif yang dihadirkan untuk kalangan muda, semakin besar pula peluang mencegah berbagai persoalan sosial seperti tawuran antarkelompok, kekerasan jalanan, penyalahgunaan narkoba, maupun bentuk pelanggaran hukum lainnya.

Karena itu, ia berharap penyelenggaraan turnamen serupa tidak hanya menjadi agenda tahunan dalam rangka Hari Bhayangkara, tetapi dapat berkembang menjadi program pembinaan yang berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak kecamatan serta kelurahan di Kota Makassar, khususnya wilayah yang memiliki tantangan sosial.

“Olahraga harus menjadi bagian dari solusi. Melalui kompetisi yang berkelanjutan, kita tidak hanya membina atlet, tetapi juga membangun generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ismail menekankan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Polri, Pemerintah Kota Makassar, KONI, IESPA, dunia pendidikan, dunia usaha, hingga masyarakat.

Ia menegaskan KONI Kota Makassar siap memperkuat sinergi dengan seluruh pihak dalam mengembangkan e-sport maupun cabang olahraga lainnya sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan sekaligus mendukung lahirnya generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Turnamen E-Sport Mobile Legends merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan Polrestabes Makassar.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan tersebut merupakan bagian dari Kapolrestabes Cup Esports Road to Kapolri Cup 2026, di mana tim terbaik akan mewakili Kota Makassar pada kompetisi tingkat Polda sebelum melaju ke tingkat nasional.

Berita Terkait
Baca Juga