KONI Makassar Sebut Pengunduran Diri Pengurus Bagian dari Dinamika Organisasi

KONI Makassar Sebut Pengunduran Diri Pengurus Bagian dari Dinamika Organisasi

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar memberikan penjelasan terkait kabar pengunduran diri sejumlah pengurus yang belakangan menjadi perhatian publik.

Kepala Bidang Organisasi KONI Kota Makassar, Andi Mallombassi, mengatakan dinamika yang terjadi merupakan bagian dari proses penataan tata kelola organisasi di bawah kepengurusan yang baru.

“Secara internal memang ada dinamika. Hal itu tidak terlepas dari perubahan sistem tata kelola organisasi yang sedang kami terapkan di KONI Kota Makassar,” kata Andi Mallombassi dalam konferensi pers di Makassar, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, salah satu kebijakan yang telah diputuskan melalui rapat pleno adalah ketua cabang olahraga (cabor) tidak lagi diperkenankan merangkap sebagai pengurus KONI Kota Makassar, kecuali dalam kondisi tertentu yang dianggap menjadi kebutuhan organisasi.

Selain itu, pola kerja yang diterapkan pada kepengurusan saat ini juga mengalami sejumlah penyesuaian dibandingkan periode sebelumnya. Menurut Andi, perubahan tersebut membutuhkan komitmen dan penyesuaian dari seluruh pengurus.

“Kami melihat alasan pengunduran diri yang disampaikan pada umumnya lebih kepada persoalan kesibukan dan keterbatasan waktu untuk menyesuaikan dengan ritme kerja di KONI Makassar. Tidak ada persoalan yang bersifat substansial,” ujarnya.

Andi mengungkapkan, dalam sistem kerja yang baru, pengurus didorong untuk lebih aktif terlibat dalam aktivitas organisasi, termasuk menghadiri kantor KONI secara rutin sedikitnya tiga kali dalam sepekan guna membahas berbagai program dan agenda pembinaan olahraga.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan efektivitas koordinasi dan profesionalisme organisasi.

“Barangkali ada rekan-rekan yang karena kesibukan pribadi atau pekerjaan lain belum bisa menyesuaikan dengan pola kerja yang sekarang, sehingga memilih mengundurkan diri dari kepengurusan,” tuturnya.

Meski demikian, Andi memastikan dinamika tersebut tidak memengaruhi jalannya organisasi maupun program pembinaan atlet. KONI Makassar tetap fokus mempersiapkan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.

Berita Terkait
Baca Juga