Lewat Program KPU Mengajar, Siswa SMAN 8 Makassar Didorong Pahami Demokrasi Sejak Dini

Pedomanrakyat.com, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar kembali melanjutkan program pendidikan pemilih “KPU Mengajar” dengan menyasar pelajar SMA Negeri 8 Makassar, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya KPU dalam menumbuhkan kesadaran berdemokrasi sejak usia sekolah.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala SMAN 8 Makassar, Iswanuddin, S.Pd, M.Pd, dan diikuti antusias oleh para siswa. Hadir sebagai narasumber, Anggota KPU Kota Makassar, Muh. Abdi Goncing, yang menyampaikan materi seputar demokrasi dan kepemiluan.
Dalam penyampaiannya, Abdi Goncing tidak hanya memberikan pemaparan materi, tetapi juga mengajak para siswa berdiskusi secara berkelompok.
Melalui diskusi tersebut, siswa didorong untuk berpikir kritis terhadap berbagai persoalan demokrasi dan kepemiluan, kemudian mempresentasikan hasil pemikiran mereka serta saling memberikan tanggapan.
Menurut Abdi, pelajar memiliki peran penting sebagai generasi penerus demokrasi. Ia menekankan bahwa pendidikan pemilih sejak dini sangat dibutuhkan agar lahir pemilih yang sadar, rasional, dan berintegritas.
“Kami hadir di SMA Negeri 8 Makassar untuk memastikan adik-adik tidak hanya menjadi pemilih yang sekadar ikut-ikutan, tetapi mampu menjadi pemilih yang rasional dan kritis. Masa depan demokrasi bangsa sangat bergantung pada sejauh mana generasi muda mampu menjaga integritas suaranya,” ujar Abdi, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan ini ditutup dengan komitmen para siswa untuk turut menyuarakan gerakan pemilih yang adil dan berintegritas melalui pembuatan konten kreatif di media sosial sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pendidikan demokrasi.