Mahasiswa KKN 116 Unhas Ajak Siswa SD di Toraja Utara Tanam Pohon, Rawat Lingkungan Sejak Dini

Pedomanrakyat.com, Toraja Utara – Menjaga lingkungan tak harus menunggu dewasa. Semangat itulah yang dibawa mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 116 Unhas saat mengajak siswa SDN 1 Kapala Pitu, Kabupaten Toraja Utara, mengenal pentingnya menjaga alam melalui gerakan menanam pohon.
Kegiatan bertajuk “Sosialisasi Pelestarian Lingkungan dan Gerakan Penanaman Pohon untuk Mewujudkan Desa yang Hijau dan Berkelanjutan” itu dilaksanakan di SDN 1 Kapala Pitu, Desa Wisata Lembang Polopadang, Kecamatan Kapala Pitu.
Tak sekadar memberikan pemahaman di dalam kelas, mahasiswa KKN mengajak para siswa mengambil bagian langsung dalam menjaga lingkungan dengan membagikan bibit pohon untuk ditanam dan dirawat.
Melalui penyampaian materi secara interaktif, para siswa dikenalkan dengan berbagai manfaat pohon bagi kehidupan. Mulai dari menghasilkan oksigen, menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah erosi, hingga menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat.
Edukasi tersebut dikemas dengan sederhana agar mudah dipahami anak-anak. Para siswa pun terlihat antusias mengikuti kegiatan, menjawab pertanyaan hingga berdiskusi mengenai pentingnya menjaga lingkungan di sekitar mereka.
Semangat para siswa semakin terlihat ketika mahasiswa KKN membagikan bibit pohon. Bibit tersebut diharapkan tidak sekadar ditanam, tetapi juga dirawat bersama, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah masing-masing.
Gerakan sederhana itu sekaligus menjadi cara mahasiswa KKN Angkatan 116 menanamkan rasa tanggung jawab kepada anak-anak terhadap pohon yang mereka miliki.
Harapannya, kebiasaan merawat tanaman dapat menumbuhkan kecintaan terhadap alam sejak usia dini dan menjadi bagian dari kehidupan mereka hingga dewasa.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen mahasiswa KKN, pihak sekolah dan para siswa untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN Angkatan 116 berharap edukasi lingkungan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Bibit-bibit yang dibawa pulang para siswa diharapkan tumbuh bersama kesadaran mereka untuk menjaga alam.
Sebab, langkah kecil yang dilakukan hari ini dapat memberikan manfaat besar bagi generasi mendatang. “Satu pohon yang ditanam hari ini adalah investasi hijau untuk kehidupan di masa depan.”