Makassar Masih Dilanda Kemarau, Munafri Minta Doa Para Ulama

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta para ulama, imam kelurahan, dan imam masjid untuk turut mendoakan agar hujan segera turun di Kota Makassar. Permintaan itu disampaikan di tengah kondisi kemarau yang masih berlangsung, sementara musim hujan diprediksi mengalami kemunduran.
“Kami berharap doa-doa terbaik untuk Kota Makassar ini yang sampai bulan ini belum juga mendapatkan turun hujan,” kata Munafri saat memberikan sambutan pada Tabligh Akbar dan Diskusi Bulanan DPP IMMIM bertema “Kiblat Tepat, Masjid Bersih: Ikhtiar Menyempurnakan Ibadah dan Mewujudkan Tata Kelola Masjid Berkelanjutan di Kota Makassar”, yang berlangsung di Gedung IMMIM, Rabu, 30 September 2026.
Dikatakan, doa dari para ulama dan imam masjid menjadi salah satu ikhtiar bersama agar Kota Makassar segera mendapatkan curah hujan yang dibutuhkan masyarakat. Di sisi lain, ia menyebut di tengah kondisi kekeringan saat ini, pemerintah tidak tinggal diam. Seluruh perangkat pemerintah kota terus dikerahkan untuk membantu masyarakat melalui penyaluran dan distribusi air bersih.
Ditegaskan bantuan air bersih tetap disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai respons terhadap kondisi ketersediaan air yang relatif menurun. “Kami (pemerintah) melalui seluruh instansi memastikan untuk bisa menyalurkan atau mendistribusikan kebutuhan air bersih ke masyarakat,” ujarnya.
Di tengah kondisi ini pula, Munafri juga mendorong masjid mengambil peran lebih luas dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga ruang interaksi dan pemberdayaan warga.
Ia berharap masjid dapat menjadi perekat hubungan antara warga sekaligus menjadi tempat menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang muncul di lingkungan masyarakat. “Masjid harus juga menjadi perekat di antara warga masyarakat. Masjid tidak hanya dipakai dalam kegiatan saat waktu-waktu ibadah dan sebagainya,” tuturnya.
Munafri berharap keterlibatan pengurus masjid, ulama, dan imam dapat terus diperkuat dalam menjaga kehidupan masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat tetap berikhtiar menghadapi kondisi kemarau, termasuk melalui pemenuhan kebutuhan air bersih dan doa bersama agar hujan segera turun di Kota Makassar.