Milad ke-42 Athirah, Prestasi Melejit dan Siapkan Ekspansi Sekolah Baru

Milad ke-42 Athirah, Prestasi Melejit dan Siapkan Ekspansi Sekolah Baru

Pedomanrakyat.com, Makassar – Sekolah Islam Athira (SIA) genap berusia 42 tahun pada 24 April 2026. Di usia yang semakin matang, sekolah ini tidak hanya merayakan perjalanan panjangnya, tetapi juga meneguhkan komitmen untuk terus berkontribusi bagi bangsa melalui pendidikan.

Milad kali ini mengusung tema “Bersama Menginspirasi Bangsa”, momentum ini menjadi refleksi atas berbagai capaian sekaligus pijakan untuk melangkah lebih jauh, termasuk rencana pengembangan sekolah di sejumlah daerah.

Direktur Sekolah Islam Athira, Syamril, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan signifikan yang telah diraih. Hingga saat ini, Athira telah hadir di beberapa wilayah seperti Kajoalalido, Baruga, dan Bone.

“Alhamdulillah, di usia ke-42 ini kami bersyukur Athira terus berkembang. Di Bone, unit SD sudah berjalan, dan ke depan ada rencana pengembangan di beberapa daerah seperti Parepare, Kendari, hingga Palu,” ungkap Syamril, kepada awak media, Kamis (23/4/2026).

Syamril bilang, dari sisi jumlah peserta didik, Athira kini mendekati angka 4.000 siswa, dengan lebih dari 600 tenaga pendidik dan karyawan yang menjadi bagian dari ekosistem pendidikan tersebut.

Tak hanya dari sisi kuantitas, capaian akademik juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pada tahun ini, jumlah siswa yang lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) meningkat hampir dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya, dari sekitar 30-an menjadi 57 siswa. Menariknya, sekitar 19 di antaranya diterima di Universitas Indonesia (UI).

“Ini menjadi bukti bahwa siswa Athira mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan di kampus-kampus terbaik,” ujarnya.

Prestasi lainnya juga terus ditorehkan, mulai dari raihan medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) hingga kompetisi internasional. Bahkan, dalam ajang Olimpiade Peneliti Siswa Indonesia (OPSI), sebanyak 35 siswa Athira berhasil lolos ke tahap berikutnya.

Di balik capaian tersebut, Syamril menekankan tiga nilai utama yang menjadi fondasi perjalanan Athira, yakni syukur, sabar, dan cinta. Nilai-nilai ini, menurutnya, menjadi ruh dalam membangun kualitas pendidikan yang berkelanjutan.

“Syukur atas capaian, sabar dalam proses dengan kerja keras, dan cinta kepada bangsa melalui pendidikan. Itu yang terus kami pegang,” tegas Syamril

Sekadar tahu, sejak didirikan pada 1984, Athira telah melahirkan sekitar 27.000 alumni yang kini berkiprah di berbagai bidang, mulai dari dunia usaha, akademisi, hingga pelayanan publik.

Dalam peringatan ulang tahun kali ini, Athira juga memperkuat jejaring alumninya dengan membentuk Ikatan Alumni Sekolah Athirah Kajoalalido sebagai wadah kolaborasi dan kontribusi ke depan.

Berita Terkait
Baca Juga