Muhammad Sadar Warning Rekanan, Pengerjaan Proyek Jalan Multiyears Tak Boleh Asal Jadi

Pedomanrakyat.com, Takalar – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan peninjauan langsung terhadap pengerjaan infrastruktur jalan multiyears di sejumlah titik, yakni ruas Burung-Burung hingga Bili-Bili di Kabupaten Gowa serta ruas jalan di Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Senin (16/3/2026).
Peninjauan tersebut dihadiri Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo, Ketua Banggar DPRD Sulsel Mizar Roem, serta sejumlah anggota Banggar lainnya.
Dalam kunjungan tersebut, Anggota Banggar DPRD Sulsel, Muhammad Sadar, menegaskan pentingnya kualitas pengerjaan proyek jalan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sadar menjelaskan, pada ruas Burung-Burung Pattallassang, Gowa, saat ini pengerjaan masih berada pada tahap pemadatan lapisan dasar (kelas A) sebelum masuk ke tahap pengaspalan.
“Kalau hasil pemadatannya sudah memenuhi persyaratan, maka selanjutnya akan dilakukan pengaspalan dengan ketebalan total sekitar 10 cm, terdiri dari AC-WC 6 cm dan AC-BC 4 cm,” ujar Sadar.
Ia menambahkan, proyek jalan yang ditinjau tersebut merupakan bagian dari paket multiyears, di mana untuk wilayah Gowa masuk paket 1, sementara ruas di Galesong Utara, Takalar, merupakan paket 2.
Untuk ruas di Takalar, Sadar mengungkapkan panjang jalan yang akan diaspal pada tahap awal diperkirakan mencapai sekitar 4 kilometer.
Terkait pelaksanaan proyek, Sadar menilai rekanan saat ini masih bekerja sesuai kontrak yang telah ditetapkan. Namun demikian, pihaknya tetap memberikan penekanan agar seluruh pekerjaan dilakukan sesuai prosedur.
“Kami harapkan semua ruas jalan ini dikerjakan sesuai aturan yang ada agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Sulawesi Selatan,” tegasnya.
Ketua Fraksi NasDem itu juga memastikan DPRD Sulsel akan terus melakukan pengawasan terhadap progres pekerjaan. Bahkan, pihaknya berencana kembali meninjau lokasi usai tahap pengaspalan serta memanggil pihak terkait untuk evaluasi lanjutan di DPRD.
Selain itu, Sadar secara khusus mengingatkan para kontraktor agar tidak melakukan pengaspalan saat kondisi hujan, guna menjaga kualitas hasil pekerjaan.
“Pengaspalan tidak boleh dilakukan saat hujan, karena itu sangat memengaruhi kualitas jalan,” pungkasnya.