Muscab IX PPP Makassar, Akbar Yusuf: Momentum Refleksi dan Konsolidasi Kader

Pedomanrakyat.com, Makassar – Musyawarah Cabang (Muscab) IX Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Makassar resmi digelar di Hotel Aswin, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kader PPP untuk memperkuat konsolidasi sekaligus menentukan arah perjuangan partai ke depan.
Mengusung tema “Kokoh dalam Ideologi, Komitmen dalam Perjuangan, Islami dalam Perbuatan”, Muscab diharapkan tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga ruang refleksi bagi seluruh kader dalam menjaga nilai dan jati diri partai.
Ketua DPC PPP Makassar, Muh Akbar Yusuf, menegaskan bahwa Muscab merupakan momen untuk menyatukan barisan di tengah dinamika politik yang terus berkembang.
“Ini adalah momentum refleksi dan konsolidasi besar bagi kita semua. Kita harus tetap kokoh dalam ideologi di tengah arus pragmatisme politik,” ujar Akbar.
Ia menekankan bahwa kekuatan PPP bukan terletak pada materi, melainkan pada keyakinan bahwa politik adalah bagian dari ibadah. Menurutnya, kader PPP harus mampu menjadi penjaga moral dan etika dalam kehidupan demokrasi.
“PPP harus berdiri tegak di atas asas Islam. Kader tidak boleh hanya menjadi penonton, tetapi harus hadir memperjuangkan kepentingan umat dan masyarakat kecil,” tegasnya.
Selain itu, Akbar juga mengingatkan pentingnya keselarasan antara nilai keislaman dan perilaku kader dalam kehidupan sehari-hari.
“Identitas kita bukan sekadar simbol, tetapi bagaimana kita menunjukkan akhlakul karimah dalam setiap langkah politik,” kata Akbar.
Dalam forum tersebut, ia mengajak seluruh kader menjadikan Muscab sebagai ruang melahirkan gagasan dan kepemimpinan yang mampu membawa PPP lebih solid ke depan.
“Mari kita jadikan PPP sebagai rumah besar umat, tempat yang nyaman untuk berjuang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Akbar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus DPC PPP Makassar atas kebersamaan dan kerja sama selama masa kepengurusan.
Menariknya, dalam proses menuju pemilihan formatur, Akbar menyatakan tidak bersedia dicalonkan sebagai perwakilan formatur dari DPC PPP Makassar. Ia berharap kader lain dapat mengambil peran tersebut demi kelancaran proses Muscab.
“Saya berharap keputusan yang diambil nantinya bisa diterima bersama demi keberlanjutan organisasi,” pungkasnya.