Muscab PKB Zona II, Azhar Arsyad Ingatkan Pengurus DPC Jangan Abaikan PAC dan Ranting

Pedomanrakyat.com, Makassar – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mulai menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Zona II yang meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Takalar. Kegiatan ini resmi dibuka di Hotel The Rinra Makassar, Minggu (19/4/2026).
Pembukaan Muscab dihadiri sejumlah tokoh penting partai dari tingkat pusat hingga daerah. Tampak hadir mewakili DPP PKB sekaligus anggota DPR RI Fraksi PKB, N.M. Dipo Nusantara Pua Upa.
Selain itu, Ketua DPW PKB Sulawesi Selatan Azhar Arsyad, Ketua Tim Lima yang juga anggota DPR RI Syamsu Rizal, Ketua DPW Perempuan Bangsa Fadillah Fahriana.
Turut hadir serta Wakil Ketua DPRD Sulsel yang juga Ketua DPC PKB Makassar Fauzi Andi Wawo, Wakil Bupati Takalar Hengki Yasin, serta pengurus DPC dari tiga daerah.
Dalam sambutannya, Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad, menegaskan bahwa kepada penguru DPC agar tidak pernah mengabaikan Pengurus Anak Cabang (PAC) dan ranting.
“Mengapa? Karena merekalah garda terdepan partai ini. Mereka yang berhadapan langsung dengan konstituen kita. Ketika ada masalah di masyarakat, yang pertama dihubungi adalah ranting atau PAC,” tegas Azhar.
Azhar menyampaikan bahwa, hampir semua partai, ranting dan PAC sering kali hanya dicari menjelang pemilu atau saat verifikasi. Kemudian setelah itu mereka kerap dilupakan.
“Karena itu, saya mengingatkan kepada sahabat-sahabat anggota DPR dan para pejabat (PKB) jangan pernah melupakan ranting dan PAC,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, bahwa para ketua PAC dan ranting yang usianya sudah di atas 40 tahun tidak bisa lagi dipilih menjadi ketua untuk periode berikutnya.
“Namun saya minta kepada DPC, siapa pun ketua terpilih di dua kabupaten dan satu kota ini, tolong tetap merekrut para ketua PAC. Libatkan mereka dalam kepengurusan DPC, baik sebagai wakil bendahara, wakil sekretaris, sekretaris, atau posisi lainnya. Jangan pernah melupakan jasa-jasa mereka,” jelas Azhar.
Sementara itu, mewakili DPP PKB sekaligus anggota DPR RI Fraksi PKB, N.M. Dipo Nusantara Pua Upa, menuturkan bahwa Muscab ini bukan sekadar agenda rutin organisasi.
“Tapi ini adalah momentum strategis, momentum untuk melakukan kita evaluasi, introspeksi, konsolidasi, sekaligus kita menentukan arah perjuangan kita ke depan,” ujar Dipo, saat membacakan sambutan Ketua umum DPP PKB Muhaimin Iskandar.
Menurutnya, di sinilah diuji komitmen mengokohkan barisan dan menegaskan kembali bahwa PKB hadir sebagai partai yang memperjuangkan aspirasi rakyat dengan penuh tanggung jawab.
“Kita semua menyadari bahwa tantangan politik ke depan tidaklah ringan. Dinamika sosial, ekonomi, dan kebangsaan terus bergerak dengan cepat. Oleh karena itu, PKB Kota Makassar harus tampil sebagai kekuatan yang solid, visioner, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” terangnya.
Olehnya itu kata dia, kader PKB harus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keadilan sosial, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Kita harus hadir di tengah rakyat, mendengarkan suara mereka, dan memperjuangkan harapan mereka dengan sungguh-sungguh,” pungkas Dipo.