Pemkab Bantaeng Percepat Digitalisasi Keuangan, Retribusi Kini Bisa Dibayar Digital

Pemkab Bantaeng Percepat Digitalisasi Keuangan, Retribusi Kini Bisa Dibayar Digital

Pedomanrakyat.com, Bantaeng – Bupati Bantaeng Muh. Fathul Fauzy Nurdin menghadiri sekaligus membuka High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Bantaeng yang dirangkaikan dengan launching digitalisasi pembayaran retribusi persampahan, rekreasi, dan sarana olahraga.

Kegiatan bertema “Dari Komitmen Menuju Aksi Nyata” ini berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Selasa (24/2/2026), sebagai langkah strategis mendorong transformasi keuangan daerah berbasis digital guna meningkatkan transparansi, efisiensi, serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Bantaeng, Hj. Jumriatni Masyita, menyampaikan bahwa HLM TP2DD menjadi forum evaluasi capaian, identifikasi hambatan, serta perumusan langkah percepatan implementasi elektronifikasi transaksi pemerintah daerah. Kegiatan ini merupakan kerja sama Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan dan Bank Sulselbar.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama TP2DD antara Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel Ricky Satria dan Bupati Bantaeng sebagai bentuk penguatan sinergi.

Pemkab Bantaeng turut meluncurkan digitalisasi pembayaran retribusi daerah yang mencakup retribusi persampahan, rekreasi, dan sarana olahraga, serta menerima perangkat Mobile Cash Management (Mokab) dari Bank Sulselbar untuk mendukung transaksi digital.

Bupati Muh. Fathul Fauzy Nurdin menegaskan bahwa komitmen digitalisasi harus diwujudkan dalam implementasi nyata. Ia juga menyebut, berdasarkan Championship TP2DD 2025, Kabupaten Bantaeng berhasil naik dari peringkat 41 pada 2024 menjadi peringkat 22 pada 2025, atau naik 19 peringkat tertinggi kedua di Sulawesi Selatan setelah Kabupaten Gowa.

“Komitmen yang telah kita bangun bersama harus diwujudkan dalam implementasi yang konkret, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi Kabupaten Bantaeng,” tegasnya.

Berita Terkait
Baca Juga