Pemkab Lutim Perketat Pengawasan Kesehatan Sekolah, Tak Ada Anak Boleh Terabaikan

Pemkab Lutim Perketat Pengawasan Kesehatan Sekolah, Tak Ada Anak Boleh Terabaikan

Pedomanrakyat.com, Makassar – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memperketat pemantauan kesehatan sekolah untuk memastikan layanan kesehatan, sanitasi, dan lingkungan belajar yang sehat terpenuhi secara merata, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus.

Pemantauan pada Senin (26/10/2026) ini melibatkan Pemkab Luwu Timur, Save the Children Indonesia, dan Yayasan Celosia Marennu sebagai tindak lanjut Working Group Healthier Smiles Program.

Tiga tim diterjunkan ke lima kecamatan, yakni Tomoni, Malili, Angkona, Kalaena, dan Mangkutana. Pemantauan mencakup enam satuan pendidikan, termasuk SLB Tunas Harapan Bangsa.

Tim mengevaluasi tiga aspek utama, yaitu pendidikan dan pelayanan kesehatan, fasilitas sanitasi, serta lingkungan sekolah sehat. Pelibatan SLB juga menegaskan pentingnya pemenuhan standar kesehatan yang setara bagi seluruh peserta didik.

Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdikbud Luwu Timur, Agus Zaman, mengapresiasi kesiapan sekolah yang dikunjungi. Ia berharap fasilitas kesehatan dan kebersihan lingkungan terus dijaga serta ditingkatkan.

Menurutnya, standar kesehatan dan kebersihan sekolah penting untuk mencegah penyebaran penyakit, menciptakan suasana belajar yang nyaman, serta menjaga konsentrasi peserta didik.

Sementara itu, Kepala Bidang PPA Dinsos P3A Luwu Timur, Ramlah Muhammad Djono Sanusi, menegaskan bahwa lingkungan sehat merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar anak.

Hasil pemantauan akan dievaluasi secara berkala sebagai dasar penyusunan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kualitas kesehatan sekolah di Luwu Timur.

Berita Terkait
Baca Juga