Pemkab Maros Lanjutkan Program Seragam Gratis, Jangkau 15 Ribu Pelajar

Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros kembali melanjutkan program seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP pada tahun ajaran 2026/2027. Sebanyak 15.453 siswa akan menerima bantuan tersebut dengan dukungan anggaran sebesar Rp4 miliar yang dialokasikan melalui APBD Kabupaten Maros.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maros, Asri Rajab, mengatakan penerima bantuan terdiri dari 7.828 siswa SD dan 7.625 siswa SMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Maros.
“Rp2 miliar untuk SD dan Rp2 miliar juga untuk SMP,” kata Asri, Selasa (23/6/2026).
Ia menjelaskan, untuk jenjang SMP program ini juga mencakup siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs). Sementara untuk tingkat SD, bantuan masih diperuntukkan bagi siswa SD negeri dan swasta.
Adapun siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) belum masuk dalam daftar penerima tahun ini. Namun, Dinas Pendidikan berencana mengusulkan tambahan anggaran pada APBD Perubahan agar siswa MI juga dapat memperoleh bantuan serupa.
“Kami akan coba laporkan ke Pak Bupati, mudah-mudahan bisa dianggarkan di perubahan,” ujarnya.
Asri menuturkan, bantuan seragam akan diberikan kepada siswa yang kini duduk di kelas 2. Pengukuran seragam telah dilakukan sejak mereka masih berada di kelas 1 sehingga distribusi dapat dilakukan setelah memasuki tahun ajaran baru.
Program ini diberikan kepada seluruh siswa penerima tanpa membedakan latar belakang ekonomi keluarga.
“Ini bukan hanya untuk yang tidak mampu, tetapi semua siswa yang masuk dalam program,” jelasnya.
Program seragam gratis telah berjalan sejak 2022 dan menjadi salah satu program pendidikan unggulan yang rutin dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Maros.
Menurut Asri, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu masyarakat menghadapi kebutuhan pendidikan setiap awal tahun ajaran.
“Ini bagian dari janji politik Pak Bupati untuk membantu meringankan beban orang tua ketika memasuki tahun ajaran baru,” katanya.
Saat ini proses administrasi dan pengadaan masih berlangsung. Pemkab Maros menargetkan penyaluran bantuan dapat dilakukan secepatnya setelah seluruh tahapan selesai.
Seragam nantinya akan didistribusikan melalui sekolah masing-masing sebelum dibagikan kepada para siswa.
Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan program seragam gratis diharapkan dapat membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga, khususnya bagi orang tua yang memiliki lebih dari satu anak yang sedang menempuh pendidikan.
“Mungkin ada orang tua yang anaknya sekolah lebih dari satu. Dengan adanya bantuan seragam ini, setidaknya bisa meringankan beban mereka,” ujar Chaidir.