Pemkab Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah di Sulsel

Pedomanrakyat.com, Maros – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros meraih juara I pengelolaan keuangan daerah kategori kabupaten dengan kemampuan keuangan rendah di Sulawesi Selatan.
Penghargaan yang diberikan Gubernur Sulawesi Selatan tersebut menjadi apresiasi atas komitmen Pemkab Maros menjaga stabilitas fiskal sekaligus memenuhi kewajiban pemerintah daerah.
Bupati Maros A S Chaidir Syam mengatakan, penghargaan tersebut menunjukkan konsistensi Pemkab Maros dalam menjaga kondisi keuangan daerah. Meski memiliki kemampuan fiskal terbatas, pemerintah daerah tetap mampu memenuhi berbagai belanja wajib.
“Indeks pengelolaan keuangan ini bentuk kita menjaga kondisi keuangan kita, kestabilan keuangan kita. Alhamdulillah TPP, gaji PPPK, termasuk PPPK paruh waktu tetap kita bayarkan,” kata Chaidir.
Dengan APBD sekitar Rp1,5 triliun, Pemkab Maros terus memprioritaskan belanja wajib. Kebijakan tersebut juga akan dipertahankan dalam penyusunan APBD 2027, termasuk pembayaran gaji PPPK, kepatuhan BPJS dan PBI yang alokasinya ditingkatkan hingga sekitar Rp8 miliar.
Di sisi pembangunan, Pemkab Maros menargetkan peningkatan intervensi anggaran infrastruktur pelayanan publik dari sekitar 31 persen pada 2025 menjadi 34-36 persen pada 2027.
Sementara itu, alokasi sektor pendidikan tetap di atas 20 persen, sedangkan anggaran kesehatan diproyeksikan meningkat menjadi sekitar Rp35 miliar pada 2027 dari sekitar Rp28 miliar pada 2026.
Penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Maros untuk terus menjaga disiplin fiskal, memenuhi belanja wajib, serta mengoptimalkan APBD bagi pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.