Pemkab Pangkep Libatkan Duta KISAK untuk Perkuat Kesadaran Tertib Adminduk

Pedomanrakyat.com, Pangkep— Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mendorong peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan. Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi Keluarga Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (KISAK) PKK di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Rabu (23/9/2026).
Wakil Bupati Pangkep, Abdul Rahman Assagaf, mengatakan administrasi kependudukan menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan, pemerataan kesejahteraan, serta memastikan masyarakat memperoleh hak-hak dasarnya secara adil dan merata.
Menurutnya, kesadaran administrasi kependudukan perlu dibangun mulai dari lingkungan keluarga. Hal itu dapat dilakukan dengan memastikan setiap anggota keluarga memiliki dokumen kependudukan, seperti akta kelahiran, kartu keluarga, KTP, akta perkawinan, hingga melakukan pemutakhiran data secara berkala.
Ia juga menekankan pentingnya peran kader PKK sebagai penggerak sekaligus jembatan informasi bagi masyarakat hingga tingkat dasawisma.
“Kader PKK berada di garis terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat hingga tingkat dasawisma. Peran aktif ibu bapak sekalian sangat diharapkan menjadi motor penggerak, penyuluh, sekaligus jembatan informasi yang efektif dalam mengedukasi masyarakat betapa pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan,” katanya.
Abdul Rahman berharap kegiatan KISAK dapat meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga tidak ada lagi warga yang mengalami hambatan dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan maupun bantuan sosial akibat dokumen kependudukan yang belum lengkap.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik balik untuk mewujudkan tata kelola kependudukan yang akurat, mutakhir dan komprehensif di Kabupaten Pangkep,” lanjutnya.
Sementara itu, Pengurus TP PKK Pangkep, Asykur Bubakar, menjelaskan KISAK merupakan salah satu program TP PKK yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya administrasi kependudukan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 13 ketua TP PKK kecamatan ditunjuk sebagai Duta KISAK. Mereka akan membantu menyosialisasikan pentingnya administrasi kependudukan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Sosialisasi mencakup pentingnya kepemilikan berbagai dokumen kependudukan, mulai dari KTP, akta kelahiran, kartu keluarga hingga akta kematian.
Menurut Asykur, kelengkapan dokumen kependudukan sangat penting dalam mengakses berbagai layanan pemerintah, termasuk dalam pengurusan bantuan sosial.
“13 ibu camat sebagai Duta KISAK akan menyosialisasikan kepada masyarakat terkait administrasi kependudukan. Masyarakat harus memiliki KTP, akta kematian, akta kelahiran dan dokumen lainnya. KTP sangat penting, termasuk untuk pengurusan sebagai penerima bantuan sosial,” jelasnya.
Ia berharap para Duta KISAK dapat aktif melakukan sosialisasi hingga ke masyarakat, sehingga kesadaran tertib administrasi kependudukan dapat semakin meningkat.
“Harapan saya, para Duta KISAK ini bisa terus melakukan sosialisasi di tengah masyarakat. Dengan begitu, masyarakat semakin sadar dan memastikan seluruh dokumen kependudukannya lengkap dan datanya selalu diperbarui,” pungkasnya.