Pemkab Sidrap–BPS Perkuat Sinergi Data, Fondasi Perencanaan Pembangunan 2026

Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) terus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan data pembangunan yang akurat dan terpercaya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Penyusunan Publikasi Daerah Dalam Angka (DDA) 2026 serta pemenuhan data pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap Tahun 2025, Rabu (21/1/2026).
Rapat yang digelar di Ruang Rapat Pimpinan Lantai III Kantor Bupati Sidrap ini menjadi wadah sinkronisasi data antarlembaga, sekaligus memastikan seluruh informasi yang disajikan dapat menjadi dasar yang kuat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembangunan daerah.
Rakor dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Sidrap, Andi Rahmat Saleh, didampingi Kepala BPS Kabupaten Sidrap Andi Asmarani serta Kepala Bapperida Sidrap Herwin. Turut hadir para asisten, kepala OPD, serta pejabat teknis lingkup Pemerintah Kabupaten Sidrap.
Kepala Bapperida Sidrap, Herwin, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan melakukan pemutakhiran dan rekonsiliasi data bersama BPS.
Langkah tersebut penting untuk menyamakan persepsi antar OPD, sekaligus memastikan data perkembangan sosial dan ekonomi masyarakat Sidrap tersaji secara akurat dan komprehensif.
Dalam arahannya, Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh meminta seluruh OPD agar proaktif dan tepat waktu dalam memenuhi kebutuhan data yang diperlukan, baik untuk penyusunan publikasi DDA 2026 maupun perhitungan pertumbuhan ekonomi kuartal IV tahun 2025.
Pada kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan apresiasi atas kerja kolektif seluruh jajaran Pemkab Sidrap yang telah berkontribusi dalam berbagai capaian pembangunan sepanjang tahun 2025.
“Banyak capaian yang berhasil diraih sebagai buah dari akselerasi pembangunan daerah. Ini menunjukkan kinerja pemerintahan yang semakin solid dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Sekda memaparkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sidrap pada kuartal I tahun 2025 tercatat mencapai 13 persen, tertinggi di antara 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.
Pada kuartal II, pertumbuhan ekonomi berada di angka 9 persen, yang tetap menempatkan Sidrap sebagai daerah dengan capaian tertinggi di Sulsel dan mengantarkannya meraih penghargaan dari Gubernur Sulawesi Selatan.
Memasuki kuartal III, pertumbuhan ekonomi Sidrap berada pada angka 8 persen. Meski mengalami penurunan seiring dampak inflasi di berbagai daerah, Sidrap masih mampu mempertahankan posisi teratas di tingkat provinsi.
“Tren ini menjadi perhatian bersama. Diperlukan langkah strategis dan kolaboratif agar pertumbuhan ekonomi daerah tetap terjaga dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut telah melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan sebesar 6 persen, sementara data kuartal IV masih menunggu pemutakhiran resmi dari BPS.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Sidrap, Andi Asmarani, memaparkan peran strategis pemerintah daerah dalam mendukung penyusunan DDA 2026.
Peran tersebut meliputi persiapan EPPS 2026, penyediaan data strategis daerah, hingga evaluasi kualitas publikasi Daerah Dalam Angka dan data pertumbuhan ekonomi.