Perkuat Meritokrasi ASN Kemenhut, Menhut Raja Juli Antoni Dorong Evaluasi Kinerja Berbasis Realita Lapangan

Pedomanrakyat.com, Jakarta- Kementerian Kehutanan (Kemenhut) berkomitmen penuh memperkuat tata kelola Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Sipil Negara (ASN) yang transparan, adil, dan berorientasi pada kinerja nyata di lapangan. Komitmen ini ditegaskan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat membuka acara Penguatan Pengelolaan SDM Kemenhut untuk ASN yang Sejahtera, Berprestasi, dan Profesional di Jakarta, Kamis (17/9).
Dalam arahannya, Menhut Raja Antoni menekankan pentingnya penerapan sistem meritokrasi yang objektif dan terukur dalam pemberian penghargaan (reward) maupun sanksi (punishment). Ia mendorong agar sistem evaluasi kinerja ASN Kemenhut tidak sekadar berfokus pada pemenuhan kelengkapan administratif atau subjektivitas pimpinan.
“Sistem penanganan SDM kita harus merekam kinerja nyata dan dedikasi di lapangan. Jangan sampai ASN yang berjuang melestarikan hutan dan bekerja melampaui tugas pokoknya kalah hanya karena beban administrasi scan atau upload dokumen. Kita ingin membangun sistem yang adil, akuntabel, dan profesional,” tegasnya.
Menhut Raja Antoni menambahkan, sistem evaluasi yang objektif akan memotivasi ASN di seluruh pelosok daerah untuk terus mengukir prestasi. “Prinsip reward and punishment yang proporsional adalah kunci utama agar ASN yang berkinerja baik mendapatkan apresiasi yang layak, sementara yang tidak berkinerja tetap dibina secara objektif,” ujarnya.
Sebagai wujud nyata perhatian negara terhadap dedikasi para rimba raya, acara tersebut juga dirangkai dengan penyerahan berbagai penghargaan penting. Apresiasi tertinggi berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dianugerahkan kepada drh. Emi Suyanti atas aksi heroiknya dalam penyelamatan satwa liar di area konflik. Suasana haru turut menyelimuti penyerahan plakat dan santunan ahli waris anumerta kepada keluarga alm. Richo Nanchito Sitenjak, Polisi Kehutanan dari Balai TN Gunung Halimun Salak serta alm. Muharmizan, Manggala Agni Kemenhut dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian terbaik almarhum dalam menjaga benteng kelestarian hutan. Selain itu, komitmen terhadap transparansi dan tata kelola yang baik juga diapresiasi melalui penganugerahan Predikat Sangat Baik untuk Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik Tahun 2025 kepada Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera.
Melalui penguatan sistem SDM dan meritokrasi yang solid, Kemenhut optimistis dapat mencetak aparatur rimbawan yang makin profesional, berintegritas, serta siap mengawal kelestarian hutan Indonesia.