Polisi Duga Penyerangan Aksi Penolakan Habib Rizieq di Makassar Terstruktur-Sistematis

Editor
Editor

Jumat, 04 Desember 2020 16:48

Demo tolak Habib Rizieq di Makassar, belum lama ini.
Demo tolak Habib Rizieq di Makassar, belum lama ini.

Pedoman Rakyat, Makassar – Aksi penyerangan hingga pembusuran massa aksi tolak Habib Rizieq Shihab di Kota Makassar terus ditelusuri Polda Sulsel. Dugaan sementara penyerangan belum lama itu dilakukan secara terstruktur dan sistematis.

“Kita akan mendalami apakah ini sistematis dan terstruktur,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Ibrahim Tompo, dilansir dari Detik, Jumat (4/12/2020).

Sponsored by ADVERTNATIVE

Tak hanya itu, polisi juga mendalami busur anak panah hingga bom molotov yang diamankan dari lokasi penangkapan pembusur massa aksi, Riswandi (37).

Perlu diketahui, polisi mengamankan sejumlah barang bukti seperti 5 ketapel untuk melepaskan busur anak panah, 27 busur anak panah, bom molotov, hingga air keras di lokasi penangkapan Riswandi Jalan Sungai Limboto, Makassar.

“Kita sedang mendalami apa tujuan tersangka menyiapkan dan menyimpan peralatan tersebut,” Ibrahim Tompo menambahkan.

Selain itu, polisi juga tengah mendalami status Riswandi apakah berstatus sebagai anggota FPI atau bukan. “Sedang kita dalami,” tutup Kombes Ibrahim.

Sebelumnya, seorang pria bernama Riswandi (37) karena diduga menyerang menggunakan busur panah ke massa aksi tolak Habib Rizieq di Makassar.

Lokasi penangkapan Riswandi ini awalnya disebut sebagai Sekretariat FPI. Tapi karena FPI Sulsel yang belakangan membantah lokasi penangkapan sebagai Sekretariatnya.

“Bahwa gerakan masyarakat yang membubarkan demonstrasi tolak Habib Rizieq, kami menduga itu adalah simpatisan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab dan dugaan kami ini adalah gerakan spontanitas masyarakat karena kecintaannya kepada figur ketokohan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab,” ujar Ketua FPI Sulsel, Habib Muhsin Al Habsyie, dalam keterangannya, belum lama ini.

“Bahwa sekretariat kami untuk DPW/LPI Kota Makassar bukan di Jalan Sungai Limboto, tetapi yang benar adalah di Jalan Balana 2 No. 2 dan ini sudah berjalan dua tahun setelah terjadi pergantian kepengurusan FPI Kota Makassar. Dan seluruh aparat keamanan mengetahui organisasi FPI ini ada di Jalan Balana 2 No. 2 yang sifatnya terbuka untuk umum,” sambung Habib Muhsin Al Habsyie. (zeg)

 Komentar

Berita Terbaru
Metro06 Desember 2021 18:26
Peringatan Dini BMKG: Semua Daerah di Sulsel Waspada Hujan Lebat-Angin Kencang dan Potensi Banjir
Pedoman Rakyat, Makassar – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sulawesi Sel...
Hiburan06 Desember 2021 18:06
Celine Evangelista Ikut Merasa Bersalah Kematian Novia Widyasari, Tak Balas DM Curhatannya
Pedoman Rakyat, Jakarta – Penyesalan Celine Evangelista atas kematian Novia Widyasari baru terungkap. Celine Evangelista mengaku kaget setelah m...
Hukum/Kriminal06 Desember 2021 17:19
Security Asal Gowa Tewas Ditikam di Sebuah Kafe Makassar
Pedoman Rakyat, Makassar- Seorang pria berinisial AB (30) meregang nyawa usai nongkrong di kafe Noyu, Jalan Syarif Al Qadri, Kecamatan Makassar, Kota ...
Daerah06 Desember 2021 16:45
Sungai di Soppeng Sulsel Meluap, Dua Rumah Hanyut Terbawa Arus
Pedoman Rakyat, Soppeng- Dua unit rumah panggung di Kabupaten Soppeng, Sulsel hanyut terbawa arus sungai yang meluap. Senin (6/12/2021). Peristiwa yan...