Pulau Lanjukang Makassar, Anak-anaknya Sudah Bisa Membaca, Gubernur Nurdin Ikut Mengajar

Editor
Editor

Minggu, 22 November 2020 17:09

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Pulau Lanjukang, Makassar.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah di Pulau Lanjukang, Makassar.

Pedoman Rakyat, Makassar – Pulau Lanjukang, dulunya tak ada yang kenal. Kini, Pulau Lanjukang diprediksi menambah destinasi wisata baru yang berada di Kota Makassar. Bagaimana tidak, pemerintah provinsi dan pemerintah kota memberikan perhatian lebih terhadap keberlangsungan Pulau Lanjukang, Makassar.

Pulau Lanjukang, memang selama ini terbilang masih tertinggal. Di Sektor pendidikan misalkan. Bagi anak-anak yang tinggal di pulau-pulau terluar Kota Makassar, memunculkan cerita tersendiri. Demikian juga dengan tenaga pengajarnya.

Dengan keterbatasan sarana dan prasarana. Tetapi ini tidak mengurangi semangat mereka untuk menuntut ilmu. Gambaran semangat dan bahagia inilah yang bisa ditemui di wajah-wajah mereka di sekolah Jantung Inspirasi, Pulau Lanjukang, Makassar.

Pulau dengan 15 kepala keluarga dan sekolah ini memiliki 13 siswa SD. Sekolah yang beratapkan seng, berdinding kayu dan berlantai semen ini baru selesai diperbaiki. Sebelumnya, kondisinya sangat tidak representatif. Berbagai organisasi masyarakat juga banyak yang membantu.

Walaupun tidak memiliki pendingin udara. Dengan dinding setengah terbuka, suasana cukup terasa sejuk dengan hembusan angin laut.

Anak-anak masing-masing memegang buku bacaan dan juga mengeja materi yang diberikan oleh dua orang guru yang merupakan bagian dari Guru Pejuang Pelosok. Dua guru merupakan warga lokal yang diminta untuk mengajar.

“Kalau kita sekarang, penduduk asli sini?” tanya Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, yang datang berkunjung di tengah jam belajar siswa, Sabtu, (21/11/2020).

Ia kemudian ikut mengajar anak-anak membaca bersama. Ia mengaku senang karena mereka sudah dapat membaca dan menulis dengan baik.

Selanjutnya, Nurdin berdialog dengan guru dan ketua RT untuk mengetahui kendala yang ada. Seperti buku tulis, hanya satu untuk semua mata pelajaran.

“Insyaallah, hari ini kita kirim ke sini buku dan alat-alat tulis,” sebutnya.

Salah seorang tenaga pengajar, M Ilham, mengatakan, semangat anak-anak pulau untuk belajar begitu besar. Sehingga ia tetap mengajar hingga hari Sabtu.

“Setelah melihat anak-anak memberikan pelajaran ini 1 Oktober lalu, sampai sekarang ini. Kemarin-kemarin hanya belajar dua tiga hari dalam seminggu. Kita lihat ini setiap hari reguler, karena minat belajar yang tinggi,” ucapnya.

Ia sendiri dan guru lainnya, Hada, telah mengajar sebulan lebih. Menggantikan Guru Pejuang Pelosok lainnya yang telah mengajar selama tiga bulan. Hada adalah warga asli Lanjukang, Ilham sendiri tinggal di pulau lainnya dan pulang setiap hari Minggu.

Ia berjuang mengajar, karena anak-anak pulau harus bisa mendapatkan hak yang sama dengan mereka yang berada di daratan utama. Ada pun usia anak yang diajar mulai dari kelas satu hingga enam, dari tujuh hingga 14 tahun.

“Anak-anak di sini harus dapat yang sama dengan yang di kota maupun pulau-pulau lain. Artinya, membutuhkan pendidikan. Saya bersama Ibu Hada melanjutkan perjuangan ini,” ucapnya. (dir)

 Komentar

Berita Terbaru
Olahraga15 Oktober 2026 16:24
KONI Makassar Tantang Cricket Tambah Emas di Porprov 2026
Pedomanrakyat.com, Makassar – Pengurus Cabang Olahraga Persatuan Cricket Indonesia (PCI) Kota Makassar periode 2026-2030 resmi dilantik dalam ac...
Nasional15 Oktober 2026 15:50
Negara Tak Boleh Kalah! Kapolri Perintahkan Kapolda Buru Bandar Narkoba
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memerintahkan seluruh Kapolda memetakan kampung-kampung yang menjadi sarang pered...
Ekonomi15 Oktober 2026 15:44
Utang RI Makin Bengkak! Tembus Rp8.248 Triliun pada Agustus 2026
Pedomanrakyat.com, Jakarta – Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia mencapai US$459,3 miliar atau sekitar Rp8.248 triliu...
Daerah15 Oktober 2026 15:29
Sidrap Jadi Kabupaten dengan Kemiskinan Terendah di Sulsel, Angkanya Turun Jadi 4,65 Persen
Pedomanrakyat.com, Sidrap – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) mencatatkan penurunan angka kemiskinan yang signifikan. Pada tahun 2...