Rakor Pendidikan Lutim, Bupati Ibas Tegaskan Kepala Sekolah Harus Jadi Teladan

Pedomanrakyat.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawas dan Kepala Sekolah Negeri dan Swasta tingkat PAUD, SD, dan SMP se-Kabupaten Luwu Timur, bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Malili, Senin (12/01/2026).
Rakor ini dipimpin langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang menekankan sejumlah hal penting terkait peningkatan mutu pendidikan, mulai dari kedisiplinan, pembinaan guru, pengelolaan Dana BOS, dukungan terhadap program pemerintah daerah, hingga pembenahan sarana dan prasarana sekolah.
Dalam arahannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa kedisiplinan merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan pendidikan dan harus dimulai dari pimpinan di masing-masing satuan pendidikan.
Menurutnya, selain kedisiplinan, ketaatan terhadap jam masuk dan pulang sekolah juga harus diterapkan tanpa toleransi.
“Kalau sudah ditetapkan jam masuk dan pulang, itu yang harus dijalankan, dan kepala sekolah harus jadi contoh,” ungkap Bupati Irwan.
Selain itu, ia meminta agar setiap sekolah melaksanakan rapat koordinasi internal minimal satu kali seminggu atau dua kali dalam sebulan, dengan melibatkan seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, termasuk petugas kebersihan.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan agar penggunaan Dana BOS dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan tenaga pendidikan dan kebutuhan prioritas sekolah.
Ia juga menginstruksikan agar sekolah melaksanakan sejumlah program pembiasaan, antara lain Jumat Bersih Juara setiap hari Jumat, kegiatan dzikir pada malam Jumat bagi peserta didik Muslim serta kegiatan keagamaan bagi agama Kristen dan Hindu, serta Sabtu Sehat Juara.
Dalam hal sarana dan prasarana, Bupati meminta agar dibuat sistem pendataan terpadu sehingga Pemerintah Daerah memiliki satu data pendidikan yang akurat di Kabupaten Luwu Timur.
“Kepala sekolah laporkan apa adanya, mau sejelek apa pun kondisi sekolah, termasuk WC dan lain lain. Saya mau sekolah kita modern semua,” tegasnya.
Pada momentum tersebut, Bupati juga menunaikan janjinya dengan menyerahkan sepeda motor kepada dua orang guru yang bertugas di daerah terpencil, yang sebelumnya dijanjikan pada peringatan Hari Guru.
“Ini bentuk perhatian dan penghargaan pemerintah kepada guru-guru yang mengabdi di wilayah terpencil,” pungkas Bupati Irwan.