Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Komunikasi Unhas Tak Ingin Lewatkan Momen Pilwakot Makassar

Pedoman Rakyat, Makassar – 12 dari 24 daerah di Sulsel bakal menggelar Pilkada serentak 2020. Hampir setiap bakal calon yang mengincar kursi orang nomor satu di Kota Makassar tersebut tengah gencar-gencarnya meyakinkan partai politik (parpol).

Kota Makassar adalah salah satunya. Mahasiswa pascasarjana Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) angkatan 2018 tak ingin melewatkan begitu saja helatan lima tahun sekali itu.

Para mahasiswa dibagi ke dalam beberapa kelompok. Bakal calon wali kota Makassar Syamsu Rizal dipilihnya sebagai objek penelitiannya.

Tahap pertama, kelompok yang beranggotakan lima orang tersebut menemui tim pemenangan pria yang kerap Deng Ical tersebut. Data-data dikumpulkan. Mulai dari strategi, pola komunikasi, sampai melihat hasil survei.

Salah seorang mahasiswa pascasarjana Ilmu Komunikasi Unhas, Muh Zia Ulhaq, menjelaskan, tahapan dari Pilwalkot sangat penting menjadi pembelajaran.

Sangat sejalan dengan semangat mata kuliah Perencanaan dan Strategi Komunikasi yang diajarkan oleh Prof Hafied Cangara, Ph.D.

“Kita mahasiswa tersebut mendapat tugas untuk mengamati dan menganalisis proses-proses yang dilalui calon kandidat kepala daerah menjelang pilkada,” kata penerima Beasiswa Unggulan Kemendikbud tersebut, Sabtu (11/1).

Hal yang sama diungkapkan, Robin, mahasiswa pascasarjana Ilmu Komunikasi Unhas lainnya. Menurut dia, tugas tersebut merupakan project final mata kuliahnya.

“Kiranya ini sangat menambah wawasan kami melalui pembelajaran model project based learning seperti ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Prof Hafied Cangara, Ph.D menerangkan, tentang bagaimana Ilmu Komunikasi bekerja di semua bidang.

“Bagaimana agar ilmu komunikasi berperan di semua lini, seperti ekonomi, kesehatan, politik, pendidikan dan lainnya. Itulah perlunya perencanaan dan strategi komunikasi,” tutup Ketua Prodi S3 Ilmu Komunikasi Unhas itu. (zul)

Comment