Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar, Muhammad Farid Rayendra, menggelar Reses Kedua Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025/2026 dengan menyerap aspirasi warga di sejumlah kecamatan, di antaranya Tamalate, Mamajang, dan Mariso.
Di Kelurahan Mangasa, warga menyoroti persoalan banjir di SD Inpres Mallengkeri dan sekitar SMP 26 Makassar akibat drainase tersumbat serta pedagang yang berjualan di atas saluran air. Perbaikan kabel listrik dan peningkatan kualitas jalan juga menjadi usulan.
Di Jongaya, masyarakat mengeluhkan kurangnya rambu lalu lintas, kebutuhan kursi Posyandu, parkir kendaraan operasional perusahaan air minum di bahu jalan, hingga program bedah rumah dan KIS yang tidak aktif.
Sementara di Balang Baru, warga mengusulkan perbaikan jalan kawasan Vaping Blok, bantuan bibit tanaman, serta pemanfaatan lahan bekas sumur untuk Posyandu.
Hari kedua reses di Maricaya Selatan, warga meminta pengerukan drainase, evaluasi sistem zonasi sekolah, validasi data bansos melibatkan RT/RW, serta pengaspalan Jalan Harimau.
Di Kampung Buyang dan Kelurahan Mariso, aspirasi didominasi perbaikan drainase dan jalan, pembangunan SMP 56 Unggulan, rehabilitasi kantor lurah, hingga pembangunan pos kamling.
Menanggapi hal tersebut, Farid menegaskan komitmennya mengawal seluruh usulan melalui mekanisme pembahasan di DPRD. Ia menekankan reses sebagai ruang dialog penting agar pembangunan tepat sasaran.