Reses Muhtadin di Pinrang-Sidrap, Petani Minta Pompanisasi hingga Jalan Tani Hadapi Kemarau

Reses Muhtadin di Pinrang-Sidrap, Petani Minta Pompanisasi hingga Jalan Tani Hadapi Kemarau

Pedomanrakyat.com, Makassar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Demokrat, Muhtadin, menuntaskan rangkaian reses dan temu konstituen Masa Persidangan III Tahun 2025/2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) Sulsel IX yang meliputi Kabupaten Pinrang, Sidrap, dan Enrekang.

Dalam agenda reses tersebut, persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat, khususnya petani di Kabupaten Pinrang dan Sidrap, adalah dampak musim kemarau yang menyebabkan sejumlah areal persawahan mengalami kekeringan akibat pasokan air irigasi tidak lagi menjangkau lahan pertanian.

Muhtadin mengatakan, salah satu kebutuhan mendesak yang disampaikan masyarakat adalah bantuan pompanisasi agar petani tetap dapat mengairi sawahnya di tengah musim kemarau.

“Terkait pompa, ada beberapa hektare sawah di Pinrang yang terdampak musim kemarau karena air irigasi dari Bendungan Benteng tidak sampai ke sawah, sehingga membutuhkan pompanisasi,” ujar Muhtadin.

Selain pompanisasi, masyarakat juga mengusulkan pembangunan jalan tani dan perbaikan jaringan irigasi untuk mendukung kelancaran aktivitas pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas hasil panen.

Legislator Demokrat Sulsel itu mengatakan, aspirasi tersebut akan menjadi perhatian untuk diperjuangkan melalui pemerintah provinsi sesuai kewenangan yang ada.

Ia juga mengungkapkan bahwa pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Pinrang saat ini telah masuk dalam skema Multi Years Program (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Semua jalan provinsi yang ada di Kabupaten Pinrang sudah dimasukkan dalam program MYP,” katanya.

Muhtadin juga merespon baik usulan agar pembangunan jalan tani turut diakomodasi dalam program multiyears karena dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

“Ada beberapa masukan dari teman anggota dewan agar jalan tani juga masuk dalam program multiyears. Usulan ini sangat baik karena MYP diharapkan bisa menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pertanian,” pungkasnya.

Berita Terkait
Baca Juga