Tak Hanya Saat Pemilu, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan untuk Layani Konstituen

Tak Hanya Saat Pemilu, Fauzi Andi Wawo Siapkan Program KK Binaan untuk Layani Konstituen

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menyiapkan penguatan program Kartu Keluarga (KK) Binaan PKB sebagai bentuk komitmen untuk terus mendampingi masyarakat yang telah memberikan kepercayaan politik kepada partainya.

Program yang akan kembali diluncurkan DPC PKB Kota Makassar pada 2027 tersebut diarahkan untuk memberikan pendampingan dan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Fauzi saat menyapa masyarakat dalam agenda pengawasan APBD Sulsel di Kelurahan Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Minggu (1/11/2026).

Ketua DPC PKB Kota Makassar itu menjelaskan, saat ini pihaknya tengah merampungkan penguatan struktur partai hingga tingkat kelurahan. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan pendataan kembali masyarakat yang telah mempercayakan pilihan politiknya kepada PKB pada Pemilu 2024.

“Melalui program KK Binaan, kami ingin memastikan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan politik kepada PKB tetap mendapatkan perhatian. Bukan hanya saat momentum pemilu, tetapi juga melalui pendampingan dan program yang manfaatnya bisa dirasakan langsung,” ujar Fauzi.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama program tersebut adalah membantu kebutuhan pendidikan keluarga binaan. PKB Makassar ingin memastikan anak-anak dari keluarga binaan mendapatkan akses pendidikan, mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga bantuan untuk melanjutkan kuliah.

Selain pendidikan, perhatian juga diberikan pada sektor kesehatan. Fauzi menyebut pihaknya siap membantu masyarakat yang mengalami kendala dalam mengakses layanan kesehatan, termasuk persoalan kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Kami ingin ketika ada anggota KK Binaan yang membutuhkan layanan kesehatan, ada pihak yang membantu mengurus dan mencarikan solusinya. Begitu juga dengan pendidikan, jangan sampai ada anak dari keluarga binaan yang terhambat sekolah karena keterbatasan,” jelasnya.

Tak hanya menyasar kebutuhan dasar, program KK Binaan juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui bantuan peralatan usaha.

Fauzi mengungkapkan, sejak tahun lalu DPC PKB Makassar telah menyalurkan sejumlah bantuan peralatan UMKM, seperti alat cuci motor, mesin kopi, mesin jahit, hingga mesin air siap minum untuk usaha air galon.

Namun, ia mengakui penyaluran bantuan UMKM di wilayah Biringkanaya belum maksimal. Karena itu, pihaknya berharap program tersebut dapat diperluas pada tahun mendatang agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh manfaat.

“Kami ingin program ini menjangkau lebih banyak masyarakat. Untuk wilayah Biringkanaya, memang belum banyak tersentuh bantuan UMKM. Insyaallah, ke depan akan menjadi perhatian kami,” kata Fauzi.

Selain itu, DPC PKB Makassar juga menyiapkan enam unit ambulans yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh konstituen. Armada tersebut terdiri atas empat unit APV dan dua unit Alphard.

Layanan ambulans itu dapat digunakan untuk mengantar pasien ke rumah sakit, menjemput pasien kembali ke rumah, hingga membantu kebutuhan transportasi menuju pemakaman.

Fauzi juga memastikan program pendampingan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pengurus partai. DPC PKB Makassar telah memiliki lima anggota DPRD Kota Makassar yang berkomitmen ikut mengawal kebutuhan konstituen di wilayah masing-masing.

Menurutnya, keberadaan para legislator di tingkat kota dapat memperkuat jangkauan pelayanan, terutama dalam menindaklanjuti persoalan masyarakat yang membutuhkan penanganan langsung.

Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari warga yang hadir. Salah seorang warga mengapresiasi program KK Binaan karena dinilai menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari beasiswa pendidikan, layanan kesehatan hingga fasilitas ambulans.

Warga berharap ke depan terjalin kemitraan yang semakin kuat antara PKB dan masyarakat sehingga program-program tersebut dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak nyata.

Melalui penguatan KK Binaan, Fauzi berharap hubungan antara partai dan masyarakat tidak hanya terbangun melalui kontestasi politik, tetapi juga melalui kepedulian, pendampingan, dan kerja nyata dalam menjawab kebutuhan warga.

Berita Terkait
Baca Juga