Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Demokrat Sulsel Bahas Arah Partai ke Depan

Pedomanrakyat.com, Makassar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sulawesi Selatan menggelar halal bihal yang dirangkaikan konsolidasi menjelang musyawarah daerah (Musda) yang akan digelar di Hotel Swiss Bell, Kamis (2/4/2026).
Ketua Bappilu Demokrat Sulawesi Selatan Andi Januari Jaury Dharwis mengatakan agenda har ini merupakan halalbihalal. Menurutmya, halalbihalal bukan sekadar tradisi seperti umumnya, tetapi ini momentum untuk tetap menjaga silaturahmi, kebersamaan, dan kekompakan.
Dia bilang, kegiatan ini juga sekaligus mendiskusikan komitmen bahwa kader merupakan bagian dari Partai Demokrat yang memiliki tugas dan tanggung jawab untuk membesarkan partai ke depan.
“Karena kita tahu ke depan eskalasi, dinamika, dan persaingan sangat ketat. Sehingga kalau tidak dari sekarang kita melakukan konsolidasi dan memperkuat soliditas, tentu kita tidak akan menemukan ritme yang sesuai menuju Pemilu 2029,”ujar Januar.
Mantan anggota DPRD Sulsel itu pun tidak menampik jika dalam pertemuan ini membahas soal kesiapan musda. Hanya saja jadwal tentang musda belum ada yang diberikan oleh DPP.
“Musda itu bagian dari konsolidasi. Jadi pembicaraan tentang musda terkait dengan arahan ketua mengenai AD/ART dan peraturan organisasi (PO) yang menjadi panduan dalam pelaksanaannya,”katanya.
“Untuk jadwal sendiri belum ada, tetapi jika peraturan organisasi sudah ada, berarti dalam beberapa bulan ke depan musda akan dilaksanakan,”sambungnya.
Lebih lanjut Januar mengatakan, karena tahun ini, Ketua Umum AHY telah mencanangkan sebagai tahun konsolidasi. Artinya, pelaksanaan musda dan muscab akan dilakukan di seluruh provinsi serta kabupaten/kota.
Makanya, yang hadir dalam kegiatan ini hanyalah ketua DPC. Sebab PO yang disampaikan Ketua DPD memang ditujukan kepada mereka untuk memastikan bahwa setelah musda dan muscab, seluruh administrasi dapat dipenuhi dengan baik.
Sementara itu, Ketua Demokrat Sulawesi Selatan, Ni’matullah menyampaikan pertemuan ini hanyalah halalbihalal pasca lebaran.Tujuannya untuk mempererat tali silaturahmi.
“Kita sengaja tidak membuatnya terlalu besar, karena kita tidak mau silaturahmi seperti ini bersifat seremonial. Kita ingin lebih dekat, bisa berbicara secara pribadi, dan saling memaafkan,” terang Ni’matullah.
Terkait soal musda Demokrat Sulsel, Ni’matullah menyebut bahwa Musda masih menunggu jadwal dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
“Kita tunggu, kalau sudah ada jadwal dari DPP, baru kita bentuk kepanitiaan dan mekanisme berjalan,” tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut hadir 23 Ketua DPC, diantaranya Ketua Luwu Utara Triono Kusnan, Ketua DPC Demokrat Parepare Rahmat Sjamsu Alam, Ketua DPC Pinrang Muhtadin, dan Ketua DPC Sinjai Heriwawan.
Kemudian Ketua DPC Gowa Rismawati Kadir Nyampa, Ketua DPC Takalar Sindawa Tarang, Ketua DPC Jeneponto Mulyadi Mustamu, dan Ketua DPC Bulukumba Sabri.
Selanjutnya, Ketua DPC Barru dr. Ardiatma, Ketua DPC soppeng Mohammad Chandra, Ketua DPC Wajo H. Senurdin, Ketua DPC Sidrap Habibi, dan Ketua DPC Makassar Aliyah Mustika Ilham.