Waka DPRD Sulsel Fauzi Wawo Ajak Warga Manfaatkan Rumah Jabatan, Tegaskan Komitmen Layani Konstituen

Waka DPRD Sulsel Fauzi Wawo Ajak Warga Manfaatkan Rumah Jabatan, Tegaskan Komitmen Layani Konstituen

Pedomanrakyat.com, Makassar – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi PKB, Fauzi Andi Wawo, mengajak masyarakat memanfaatkan rumah jabatan Wakil Ketua DPRD Sulsel sebagai ruang untuk berbagai kegiatan sosial dan keagamaan.

Ajakan tersebut disampaikan saat menggelar reses temu konstituen Masa Persidangan III Tahun 2025/2026 di Kelurahan Rappojawa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Rabu (29/7/2026).

Dalam dialog bersama warga, Ketua DPC PKB Kota Makassar itu mengatakan rumah jabatan yang ditempatinya tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan kedinasan, tetapi juga terbuka bagi masyarakat yang ingin menggelar pengajian, pertemuan majelis taklim, hingga arisan.

“Karena saya Wakil Ketua DPRD, tentu ada fasilitas termasuk rumah jabatan. Saya menganggap rumah itu bisa dipakai semua masyarakat. Kalau ada ibu-ibu majelis taklim mau mengadakan pengajian atau dirangkaikan dengan arisan, silakan digunakan,” kata Fauzi.

Ia menjelaskan, kegiatan pengajian rutin di rumah jabatan selama ini juga disertai penyediaan konsumsi bagi para tamu. Menurutnya, seluruh fasilitas yang ada merupakan hak masyarakat untuk dimanfaatkan selama digunakan dengan baik.

“Kalau mau menggunakan rumah jabatan, silakan datang dan koordinasi lebih awal. Jangan mendadak supaya bisa kami siapkan dengan baik,” ujarnya.

Selain membuka rumah jabatan untuk masyarakat, Fauzi juga memperkenalkan program Keluarga Binaan PKB yang mulai dijalankan DPC PKB Makassar.

Melalui program tersebut, kader PKB akan mendata keluarga pendukung pada Pemilu 2024 untuk mendapatkan pendampingan di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.

Menurut Fauzi, PKB tidak ingin ada anak dari keluarga binaan yang putus sekolah. Begitu pula jika ada persoalan kesehatan, pihaknya akan berupaya mencarikan solusi agar masyarakat memperoleh pelayanan yang dibutuhkan.

“Kami tidak mau ada keluarga binaan PKB yang anaknya putus sekolah. Kalau ada masalah kesehatan, kami juga akan berusaha membantu agar bisa mendapatkan penanganan,” jelasnya.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Fauzi menyebut DPC PKB Makassar saat ini juga memiliki enam unit ambulans yang dapat dimanfaatkan konstituen untuk mengantar pasien ke rumah sakit maupun membantu layanan pengantaran jenazah.

Ia menambahkan, seluruh anggota legislatif PKB memiliki komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Bahkan, sebelum dilantik, seluruh kader PKB yang terpilih sebagai anggota dewan diwajibkan menandatangani pakta integritas untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi konstituennya.

“Di PKB, sebelum dilantik kami menandatangani pakta integritas. Salah satu poinnya adalah wajib mengurus seluruh konstituen di daerah pemilihan masing-masing,” tutup Fauzi.

Berita Terkait
Baca Juga