Warga Ballaparang Pertanyakan Kelanjutan Stadion Mattoangin, Kadir Halid Bilang Begini

Warga Ballaparang Pertanyakan Kelanjutan Stadion Mattoangin, Kadir Halid Bilang Begini

Pedomanrakyat.com, Makassar – Ketua Komisi D DPRD Sulawesi Selatan, Kadir Halid, menyoroti dua aspirasi warga dalam kegiatan pengawasan APBD Sulsel di Jalan Sungai Saddang Baru, Kelurahan Ballaparang, Kecamatan Rappocini, Makassar, Sabtu (22/8/2026).

Dua persoalan yang disampaikan warga tersebut yakni nasib Stadion Mattoangin dan kondisi jalan di belakang Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) yang kini turut digunakan sebagai akses di sekitar kantor sementara DPRD Sulsel.

Menanggapi aspirasi terkait Stadion Mattoangin, Kadir mengatakan persoalan tersebut harus segera mendapat kejelasan karena menyangkut aset dan sejarah olahraga Sulawesi Selatan.

Kadir mengaku masih mengingat pesan tokoh olahraga Sulsel, Andi Mattalatta, yang pernah berbincang dengannya mengenai stadion tersebut saat dirinya masih menjadi manager PSM Makassr.

“Pak Kadir, stadion ini milik masyarakat Sulawesi Selatan. Bukan miliknya YOS, hanya dikelola oleh YOS,” kata Kadir mengutip pesan Andi Mattalatta.

Menurut Kadir, Stadion Mattoangin memiliki nilai sejarah penting bagi perkembangan olahraga Sulsel. Ia menyebut stadion tersebut dibangun pada masa Andi Mattalatta dan berada di atas lahan yang memiliki sertifikat milik Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Jadi kita sedih sekarang karena di zamannya gubernur yang lalu dihancurkan, dirobohkan, sampai sekarang belum dilanjutkan. Itu yang kita sedih,” ujarnya.

Kadir mengatakan persoalan Stadion Mattoangin sebelumnya telah beberapa kali dibahas melalui rapat dengar pendapat di DPRD Sulsel. Bahkan, Andi Ilhamsyah Mattalatta disebut kembali datang ke DPRD Sulsel untuk membahas status dan keberlanjutan stadion tersebut.

Ia menegaskan, selain Stadion Mattoangin, sejumlah fasilitas olahraga seperti GOR dan kolam renang juga memiliki sejarah panjang dalam pembangunan olahraga di Sulawesi Selatan.

“Dulu beliau membangun stadion, GOR, termasuk kolam renang untuk kemajuan olahraga kita. Karena itu, persoalan Mattoangin harus segera ada penyelesaian,” katanya.

Kadir juga mengingatkan bahwa Sulsel memiliki sejumlah proyek stadion yang hingga kini masih dalam proses. Salah satunya Stadion Barombong yang dibangun pada era Gubernur Syahrul Yasin Limpo.

Menurutnya, Stadion Barombong berada di atas lahan yang sebelumnya dihibahkan ke Pemprov Sulsel, namun pembangunan fasilitas tersebut belum juga dilanjutkan hingga tuntas.

Sementara itu, pembangunan Stadion Sudiang saat ini terus berjalan dengan dukungan anggaran pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Stadion tersebut berdiri di atas lahan Pemprov Sulsel seluas sekitar 72 hektare.

“Sekarang kondisi pembangunan di Sudiang sekitar 20 persen. Mudah-mudahan bisa terus berjalan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kadir juga merespons keluhan warga terkait kondisi jalan di belakang Kantor PU yang kini menjadi salah satu akses di sekitar kantor sementara DPRD Sulsel.

Kadir mengatakan kondisi jalan tersebut perlu mendapat perhatian karena salah satu jalurnya belum dimanfaatkan secara optimal.

“Saya nanti sampaikan ke Pak Kadis. Jalan itu seharusnya diaspal. Apalagi sekarang saya juga berkantor di situ karena kantor DPRD kena kebakaran dan sementara menggunakan kantor Dinas PU,” katanya.

Menurut Kadir, jalan tersebut sebelumnya banyak digunakan pedagang. Namun, saat ini aktivitas tersebut sudah tidak ada sehingga akses jalan dapat ditata dan dimanfaatkan dengan lebih baik.

Ia berharap Dinas PU dapat mencari solusi untuk memperbaiki jalan tersebut, meski menyadari persoalan kewenangan perlu dikoordinasikan lebih lanjut.

“Walaupun bukan kewenangan provinsi, saya akan coba sampaikan kepada Pak Kadis supaya bagaimana caranya jalan itu bisa dikerjakan,” ujarnya.

Kadir menilai penyelesaian persoalan fasilitas olahraga dan infrastruktur dasar seperti jalan harus menjadi bagian dari perhatian pemerintah, terutama ketika aspirasi tersebut langsung disampaikan masyarakat dalam kegiatan pengawasan APBD.

“Yang penting bagaimana aspirasi masyarakat ini bisa kita tindak lanjuti dan dicarikan solusi,” pungkasnya.

Berita Terkait
Baca Juga